DetikNews
Selasa 08 Januari 2019, 06:40 WIB

2019 Ganti Presiden Diubah, TKN: Gerakan Politik Berbalut Moral

Ray Jordan - detikNews
2019 Ganti Presiden Diubah, TKN: Gerakan Politik Berbalut Moral Foto: Dok. Facebook
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin menanggapi soal slogan '2019 Ganti Presiden' yang dimodifikasi menjadi '2019 Prabowo Presiden'. Jubir TKN, Ace Hasan Syadzily, mengaku tak heran dengan dengan penggantian slogan itu.

"Itu sudah diduga. Menjadi bagian dari skenario dari para inisiator '2019 Ganti Presiden," kata Ace saat dimintai tanggapan oleh detikcom, Senin (7/1/2019).

Ace mengatakan TKN tidak heran dengan penggantian slogan tersebut. Mereka sudah menduga sejak awal, bahwa awalnya gerakan '2019 Ganti Presiden' itu disebut sebagai gerakan moral, namun nyatanya jelas-jelas sebuah gerakan politik.


"Jadi buat kami sebetulnya tidak aneh. Ganti presiden yang katanya sebagai gerakan moral, dan itu jelas sekarang adalah gerakan politik. Jadi selama ini selalu berbaju moral, berbaju gerakan sosial, tapi ternyata gerakan politik. Bagi kami, itu bukan sesuatu yang mengherankan," jelasnya.

"Memang sejak awal mereka ganti presiden artinya sama saja 2019 Prabowo," imbuhnya.

Ace juga menilai gerakan tersebut merupakan bagian untuk mendegradasi Jokowi. "Untuk kemudian ditawarkan ujung-ujungnya adalah Prabowo," katanya.


Meski berganti slogan, Ace menegaskan gerakan tersebut tidak akan berpengaruh untuk melemahkan kinerja TKN dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami sangat percaya diri sejak awal, bahwa gerakan 2019 Ganti Presiden itu sebagai gerakan manuver politik yang dilakukan oleh pro Prabowo," katanya.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) sebelumnya mengimbau agar gerakan tagar 2019 Ganti Presiden diubah menjadi 2019 Prabowo Presiden. Dia ingin agar 2019 dijadikan sebagai tahun perubahan. Perubahan itu, menurut Rizieq, harus diperjuangkan bersama.


"Dalam sambutan saya yang singkat ini, agar gerakan 2019 Ganti Presiden tidak boleh padam. Bahkan harus terus, terus ditingkatkan. Dan di awal 2019 ini, saya ingin mengingatkan kepada semua pihak, sudah waktunya gerakan 2019 Ganti Presiden untuk kita tingkatkan menjadi gerakan 2019 Prabowo Presiden Republik Indonesia," kata Rizieq seperti dikutip detikcom dari kanal YouTube FRONT TV, Senin (7/1/2019).

Penggagas sekaligus deklarator 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera, setuju dengan imbauan Habib Rizieq tersebut. "Setuju dengan imbauan HRS karena memperkuat kampanye Prabowo-Sandi," ujar Mardani kepada wartawan, Senin (7/1).


Saksikan juga video 'Ceramah Maulid, Gus Nur Bicara 2019 Ganti Presiden':

[Gambas:Video 20detik]


(jor/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed