DetikNews
Senin 07 Januari 2019, 13:59 WIB

Polisi Tangani Tagihan Korban Tsunami Rp 17 Juta, RSKM Siap Kooperatif

M Iqbal - detikNews
Polisi Tangani Tagihan Korban Tsunami Rp 17 Juta, RSKM Siap Kooperatif Humas RSKM, Zaenal Muttakin (Iqbal-detik)
Cilegon - Tagihan Rp 17 juta terhadap korban tsunami Selat Sunda asal Kota Cilegon kini ditangani polisi. RS Krakatau Medika (RSKM) siap kooperatif memberikan keterangan.

Pada Minggu (6/1), penyidik dari Polres Cilegon dan Polda Banten memeriksa manajemen rumah sakit terkait tagihan tersebut. Pihak RSKM sudah dimintai keterangan dan data yang diperlukan polisi.

"Kita menyampaikan apa adanya aja yang terjadi, kita nggak niatan untuk menutup-nutupi, kita sangat kooperatif dari malam-malam datang saya dampingin dari pihak Polres apa yang diminta kita berusaha sediakan," kata Humas RSKM, Zaenal Muttakin kepada wartawan di Kota Cilegon, Senin (7/1/2019).



Beberapa data terkait tagihan itu sudah diserahkan kepada pihak kepolisian. Keterangan dari beberapa pihak berkaitan dengan tagihan itu sudah dimintai keterangan oleh jajaran Polres Cilegon.

"Semua kita sediakan dari data ataupun pihak-pihak terkait yang perlu memberikan keterangan," ujarnya.

Sejauh ini, kata Zaenal, pihak rumah sakit yang telah diperiksa sudah 10 orang. Mulai dari perawat, bagian administrasi, dokter hingga manajemen.



"Sampai sore kemarin itu 10 orang dari perawat, administrasi semua yang terlibat dari mulai titik awal korban datang sampai dirawat dan pulang itu dimintai keterangan oleh Polres Cilegon," tuturnya.

Polisi hingga kini terus mencari bukti-bukti perihal tagihan terhadap korban tsunami yang dirawat di RSKM. Dari keterangan pihak kepolisian, sampai saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait baik korban maupun manajemen rumah sakit.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed