DetikNews
Jumat 04 Januari 2019, 16:08 WIB

Sekjen PSI: Prabowo-Sandiaga Lakukan Tsunami Kebohongan

Faiq Hidayat - detikNews
Sekjen PSI: Prabowo-Sandiaga Lakukan Tsunami Kebohongan Sekjen PSI Raja Juli Antoni (Sams/detikcom)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan 'Kebohongan Award' kepada capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno dan Wasekjen Demokrat Andi Arief. Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebut ketiga orang tersebut sudah melakukan 'tsunami kebohongan'.

"Tiga orang produser hoax di negeri ini sebagai pengingat di tahun politik ini tentu sangat berbahaya. Sebuah 'tsunami kebohongan' yang luar biasa dan harus diantisipasi oleh semua capres-cawapres maupun timses yang terus bergerak di lapangan. Sekali lagi, ini sebuah bencana sebagai 'tsunami kebohongan'," kata Raja Juli kepada wartawan di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2018).



Prabowo, disebut PSI, sudah melakukan kebohongan mengenai selang cuci darah untuk pasien sudah dipakai 40 kali di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kemudian Sandiaga juga dituding sudah berbohong mengenai Jalan Tol Cipali dibangun tanpa utang. Terakhir, Andi Arief, yang berbohong mengenai isu 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos.

Dalam piagam dan piala penghargaan, Prabowo dikategorikan sebagai 'kebohongan terlebay' awal tahun 2019, Sandiaga dikategorikan 'kebohongan hakiki' awal tahun 2019, dan Andi Arief kategori 'kebohongan terhalu' awal tahun 2019.

Menurut Antoni, tsunami merupakan simbol bencana yang berbahaya. Kini tsunami kebohongan itu terjadi saat Pemilu 2019, yang bisa membahayakan proses demokrasi.

"Tsunami adalah simbol bencana yang menakutkan dan dalam konteks itu apa yang dilakukan oleh tiga orang tokoh ini di awal tahun ini adalah membahayakan bagi kelangsungan demokrasi kita," kata dia.



Dia menilai ketiga orang tersebut tidak bisa mengontrol lisan dalam menyampaikan pesan atau informasi kepada publik. Mantan Ketum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu menuding Prabowo-Sandi melakukan kebohongan karena tidak memiliki program dan visi-misi yang jelas.

"Sekali lagi, ini adalah hari yang sedih ya, kok ada tiga tokoh bangsa, dua di antaranya akan ingin atau berniat menjadi pemimpin bangsa tapi tidak bisa mengontrol lisan mereka, tidak bisa mengontrol tutur kata mereka. Atau memang sengaja atau memang tidak sengaja," ucap Antoni.

PSI menyebut akan mengirimkan piagam 'Kebohongan Award' itu ke Jl Kertanegara, yang dikenal sebagai lokasi kediaman Prabowo Subianto, via ojek online. Selain itu, piagam Kebohongan Award dikirim ke Jalan Proklamasi, yang merupakan kantor DPP Partai Demokrat.



Saksikan juga video 'Sandiaga Jawab Tuduhan PSI soal Prabowo Hipokrit':

[Gambas:Video 20detik]



Sekjen PSI: Prabowo-Sandiaga Lakukan Tsunami Kebohongan



(fai/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed