DetikNews
Jumat 28 Desember 2018, 12:23 WIB

Jembatan Musi IV Diuji Coba Januari, Dishub Mulai Atur Lalin

Raja Adil Siregar - detikNews
Jembatan Musi IV Diuji Coba Januari, Dishub Mulai Atur Lalin Jembatan Musi IV (Raja/detikcom)
Palembang - Dinas Perhubungan Kota Palembang mulai melakukan rekayasa lalu lintas dan uji coba Jembatan Musi IV. Rekayasa dilakukan untuk mengurai kemacetan menjelang jembatan resmi beroperasi.

"Rekayasa ini dilakukan sesuai analisis dampak lalu lintas. Jadi ada konsultan supaya mendapat lalu lintas yang ideal. Apalagi jalan menuju jembatan sempit, hanya 5,5 meter," ujar Sekretaris Dishub Palembang Agus Supriyanto kepada wartawan, Jumat (28/12/2018).

Menurut Agus, rekayasa lalu lintas akan dilakukan dari Jalan H Azhari mulai Simpang Tlaga Swidak hingga Simpang 3 Plaju. Ruas jalan yang diuji coba pada 3-4 Januari 2019 ini pun rencananya akan dibuat satu arah alias one way.



Selanjutnya, Jalan Tlaga Swidak menuju Jalan H Azhari juga direncanakan dapat dilalui satu arah sehingga, ke depan, lalu lintas di jalan tersebut seperti melingkar dari Jalan H Azhari hingga Jalan Telaga Swidak.

Untuk menghindari kemacetan selama uji coba, Dishub melarang semua kendaraan yang memiliki beban lebih 8 ton melintas. Larangan ini diberlakukan karena akses menuju jembatan masih sempit.

"Sementara ini, karena akses jalan kecil, kendaraan yang memiliki beban 8 ton kami larang lewat. Kalau sudah ada pelebaran jalan, baru kami kasih, karena jembatan juga kan dibuat dengan beban lebih dari 8 ton," katanya.

Agar pengendara tidak bingung, Dishub rencananya akan memasang rambu dan petunjuk arah, termasuk pemasangan barrier atau pembatas untuk mengatur kendaraan.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Musi IV sebelumnya ditargetkan beroperasi pada akhir Desember ini. Bahkan jembatan telah dilakukan uji beban selama 2 hari, yakni pada 11-12 Desember lalu.



Selama uji beban, ada 44 truk melintasi jembatan dengan masing-masing truk bermuatan pasir dan memiliki beban 35 ton. Truk selanjutnya melintas secara bertahap dan bersamaan untuk menguji ketahanan jembatan.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Musi IV menggunakan penerapan Structural Health Monitoring System (SHSM) untuk memonitor kesehatan jembatan. Selain itu mengirimkan informasi ke pusat data secara online setiap 20 menit sekali dan dapat terus dipantau kelayakannya.

Jembatan yang menghubungkan Ulu dan Ilir Kota Palembang ini pun memiliki daya tahan hingga 100 tahun dan lebih tahan gempa. Panjang jembatan lebih dari 1.300 meter dan telah menelan dana sekitar Rp 553 miliar selama pembangunan 4 tahun terakhir.
(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed