DetikNews
Selasa 11 Desember 2018, 08:06 WIB

Pihak Habib Bahar Bilang 'Jokowi Banci' Kiasan, Polisi Pakai Ahli Bahasa

Indra Komara - detikNews
Pihak Habib Bahar Bilang Jokowi Banci Kiasan, Polisi Pakai Ahli Bahasa Foto: Rifkianto Nugroho
FOKUS BERITA: Sidang Bahar bin Smith
Jakarta - Penyidik Polri sudah memeriksa empat saksi ahli untuk membuktikan ada-tidaknya pidana dalam ceramah 'Jokowi banci' yang dilakukan Habib Bahar bin Smith. Berkas pemeriksaan saksi ahli sudah tahap penyelesaian.

"Empat saksi ahli sudah diperiksa dan berkas tahap penyelesaian," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi detikcom, Senin (10/12/2018).

Pemeriksaan terhadap saksi ahli difokuskan kepada diskriminasi ras dan etnis. Empat saksi ahli yang diperiksa adalah dari saksi ahli pidana, bahasa, hate speech, dan Labfor.

"Saksi ahli pidana, bahasa, hate speech, dan Labfor. Fokus pemeriksaan pasal diskriminasi etnis," ujar Dedi.


Dalam hal ini, penasihat hukum Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar, menjelaskan bahwa isi ceramah kliennya saat diperiksa penyidik Bareskrim Polri didominasi majas. Dedi pun tak menyoal pendapat dari penasehat hukum Habib Bahar.

Dia menegaskan, polisi sudah memiliki bukti lain dari hasil pemeriksaan empat saksi ahli tadi.

"Itu pendapat PH-nya (penasehat hukum). Konstruksi hukum yang buat penyidik berdasarkan alat bukti sudah cukup," tuturnya.

Polisi sebelumnya sudah melakukan proses sesuai dengan prosedur standar operasi dalam menyimpulkan adanya unsur kebencian di dalam ceramah Habib Bahar. Dedi memastikan proses penyidikan di kasus Habib Bahar akan profesional dan transparan.

"Proses hukum lanjut. Penyidik Bareskrim akan menangani secara profesional dan transparan. Saat ini proses pemberkasan terus diselesaikan untuk diajukan ke JPU (jaksa penuntut umum)," terang Dedi di Mabes Polri.


Penasihat hukum Habib Bahar Aziz Yanuar sempat menjelaskan isi ceramah kliennya saat diperiksa penyidik Bareskrim Polri didominasi majas. Aziz mengatakan ceramah Habib Bahar harus dipandang dari sisi agama Islam.

"Tadi sudah dibantah sama Habib (soal hate speech). Keterangan-keterangan terkait hate spech itu mayoritas berisi majas. Habib mengisi ceramah itu mengandung unsur keagamaan, unsur agama Islam, dan harus dilihat dari agama Islam kan," kata Aziz setelah mendampingi pemeriksaan Habib Bahar di Bareskrim Polri, gedung KKP, Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/12) lalu.

Sementara itu, dalam kasus ini, Habib Bahar sudah menegaskan siap bertanggung jawab. Dia siap menjalani proses hukum sebagai tersangka dugaan diskriminasi ras dan etnis terkait ceramahnya.

"Apa pun saya tetap tanggung jawab, saya nggak ada masalah mau dijadikan tersangka. Ya mau gimana lagi," ujar Bahar bin Smith saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/12).
(idn/bag)
FOKUS BERITA: Sidang Bahar bin Smith
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +