DetikNews
Selasa 04 Desember 2018, 18:05 WIB

KPU Diminta Masukkan Isu Budaya ke Debat Capres

Dwi Andayani - detikNews
KPU Diminta Masukkan Isu Budaya ke Debat Capres Foto: KPU diminta masukkan isu budaya di debat capres 2019 (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Mufakat Budaya Indonesia (MBI) memberikan masukan terkait materi debat capres pemilu 2019 kepada KPU. MBI menyarankan agar topik budaya masuk dalam menjadi satu materi debat.

"Nah kita berharap bagaimana sang kandidat ini baik capres dan cawapresnya punya pemahaman mengenai itu," ujar koordinator MBI Radhar Panca Dhana di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).


Pada pertemuan tersebut, Radhar ditemani oleh Niniek L Karim, Mohammad Sobary, Suhadi Senjaya, Olivia Zalianty, dan Connie Rahakundi. Mereka ditemui langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman dan dua komisioner KPU, Ilham Saputra dan Hasyim Asyari.

Menurut Radhar, pemimpin bangsa harus memahami kebudayaan. Hal ini menurutnya karena sebuah bangsa dibentuk oleh budaya.

"Kalau tidak memahami kebudayaan, bagaimana mengerti bangsanya, karena bangsanya dibentuk oleh budaya. Kalau dia tidak mengerti bangsanya, dia tidak punya legalitas apa untuk mengatur orang. Jadi nanti (kalau) butuh masukan, tim MBI siap membantu KPU," kata Radhar.


Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan materi budaya dalam debat KPU akan dirumuskan dalam beberapa tahapan. Di antaranya dengan mengundang para ahli untuk membahas pertanyaan.

"Nah untuk membuat budaya ini bisa masuk KPU pokoknya dua tahap, yang pertama kami akan mengundang para panelis. Panelis itu akan membuat pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan (ke) para kandidatnya," ujar Arief.

Nantinya pertanyaan tersebut akan disampaikan kepada capres oleh moderator. Arief mengatakan MBI dapat ikut merumuskan pertanyaan tersebut.

"MBI bisa mengirim delegasi untuk merumuskan pertanyaan itu, cuma berapa pertanyaan pasti akan diatur. Dan setelah selesai yang kedua moderator, siapa yang akan menyampaikan pada capres kami membutuhkan peran dari MBI," kata Arief.


Saksikan juga video 'Sandi Ingin Debat Capres Diubah Jadi Urun Rembuk':

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed