DetikNews
Jumat 30 November 2018, 10:37 WIB

PAN: Ceramah Habib Bahar Reaksi atas Ketidakadilan terhadap Ulama

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
PAN: Ceramah Habib Bahar Reaksi atas Ketidakadilan terhadap Ulama Dradjad Wibowo (Lamhot Aritonang/detikcom)
FOKUS BERITA: Habib Bahar Tersangka
Jakarta - Habib Bahar bin Smith dilaporkan terkait video ceramahnya yang menyebut 'Jokowi kayaknya banci' hingga 'Jokowi haid'. PAN menilai ceramah tersebut sebagai reaksi atas ketidakadilan yang dialami para ulama.

"Saya sangat bisa merasakan kekecewaan, bahkan mungkin kemarahan Habib Bahar, para ulama, dan habaib lainnya. Itu adalah reaksi yang manusiawi terhadap berbagai kasus ketidakadilan yang dialami sejumlah ulama, habaib, dan aktivis Islam. Kriminalisasi dan tindakan semena-mena juga terjadi," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo saat dihubungi, Jumat (30/11/2018).


Dradjad lalu menyinggung sejumlah kasus yang dinilai sebagai kriminalisasi terhadap ulama. Misalnya, kasus Habib Rizieq Syihab, pembacokan ahli IT Hermansyah, terbunuhnya Ustaz Prawoto dari Persis, penganiayaan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah di Cicalengka, hingga perlakuan terhadap dosen Uhamka Alfian Tanjung.

"Kasus Buni Yani hingga pemeriksaan Dahnil A Simanjuntak, mantan Ketum Pemuda Muhammadiyah, dan Ahmad Fanani. Selebritas Neno Warisman dan Ahmad Dhani juga mengalami hal sama. Yang tidak muncul di media? Ada juga," jelasnya.


Kendati demikian, Dradjad mengatakan memang seharusnya semua pihak bijaksana dalam memilih tutur kata untuk mengkritik seorang presiden. Jadi kritik tersebut tak membuat suhu politik semakin panas.

"Kalau saya, mungkin akan memilih kalimat lain meski tetap kritis. Mungkin saya akan pilih kalimat seperti 'Pemerintahan Pak Jokowi gagal menjamin keadilan hukum dan bidang lainnya bagi seluruh anggota masyarakat'," kata Dradjad.

"Biar suhu politik lebih adem, saya berharap pertama, semua pihak tidak lagi memakai retorika yang kasar atau vulgar. Kita bicara substansi kebijakan saja. Tentu ajakan ini juga berlaku ke kader PAN," sambungnya.


Namun, di sisi lain, Dradjad juga meminta pemerintah menghentikan ketidakadilan dan tindakan semena-mena dari oknum aparat. Dia berharap Jokowi tak tebang pilih dalam menegakkan keadilan dan memberikan teguran.

"Semoga Presiden berkenan menegur keras mereka. Ketiga, tolong Istana lebih adil dalam menyikapi rakyat yang mengadu ke Presiden. Guru honorer, dokter terkait BPJS Kesehatan, dan pendemo lainnya tolong didengar juga. Pak Jokowi kan Presiden kita semua. Bukan hanya bagi pendukung beliau saja," kata Dradjad.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith dipolisikan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia gara-gara ceramah kontroversial menyebut 'Jokowi kayaknya banci'. Polisi menindaklanjuti laporan tersebut.

"Laporan polisi sudah diterima dan akan ditangani oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri," ujar Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.


Saksikan juga video 'Habib Bahar Dipolisikan, Sandi: Aparat Harus Bijak':

[Gambas:Video 20detik]


(azr/mae)
FOKUS BERITA: Habib Bahar Tersangka
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed