DetikNews
Sabtu 17 November 2018, 20:40 WIB

Cak Imin: Vonis Baiq Nuril Cederai Rasa Keadilan

Moch Prima Fauzi - detikNews
Cak Imin: Vonis Baiq Nuril Cederai Rasa Keadilan Foto: dok. MPR
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai vonis hukuman kepada Baiq Nuril mencederai rasa keadilan di masyarakat. Oleh karena itu, dia mendesak agar Nuril dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

"Dia merekam semua itu kan supaya terhindar dari fitnah. Dia punya anak yang masih menyusu, punya suami. Atasannya yang selalu menggoda, kok malah Bu Nuril yang dihukum. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat," kata Cak Imin dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/11/2018).



Meski demikian, ia mengaku tak ingin ikut campur dalam proses hukum yang saat ini sedang berjalan Sebab, menurutnya, kekuasaan yudikatif harus bersih dari intervensi pihak mana pun.

Ia pun meminta supaya kasus Baiq Nuril dilihat secara proporsional dan memenuhi rasa keadilan.

"Ini relasi kuasa antara pimpinannya dan Ibu Nuril. Dia merekam semua pembicaraan itu supaya ada bukti bahwa dia tidak selingkuh. Ini niatnya supaya tidak terjadi fitnah kepada dirinya. Kok malah dia yang dihukum," jelasnya.



Di persidangan, Baiq Nuril mengaku perekaman pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keutuhan rumah tangganya serta untuk melindungi dirinya karena merasa dilecehkan secara seksual. Atas dasar itulah Cak Imin menilai ada relasi kuasa pada kasus yang menimpa Baiq Nuril.

"Ini yang saya maksud bahwa Ibu Nuril korban dari relasi kuasa. Dia merekam pembicaraan untuk melindungi dirinya dari fitnah. Lalu dia dipecat, dilaporkan, dan sekarang mau dihukum. Rasa keadilannya tidak ada," sambung Cak Imin.

Ia berharap segera ada upaya hukum untuk memastikan Baiq Nuril tidak ditahan. Menurutnya, pelecehan seksual yang dialami oleh Nuril membuktikan relasi kuasa yang menempatkan Nuril pada posisi tak berkuasa ketika peristiwa itu terjadi.

"Saya tidak ingin mencampuri proses hukum yang berlangsung. Kalau menggunakan UU ITE, sebaiknya dicek lagi tujuan dari perekaman itu. Saya minta jangan penjarakan dia. Kita harus menjamin rasa keadilan masyarakat," tandasnya.
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed