DetikNews
Jumat 09 November 2018, 17:25 WIB

Bareskrim Bilang Peredaran Sabu Menurun Dampak Operasi Rutin

Audrey Santoso - detikNews
Bareskrim Bilang Peredaran Sabu Menurun Dampak Operasi Rutin Foto: Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto. (dok detikcom)
Jakarta - Bareskrim menyita barang bukti sabu sebanyak 5,99 kilogram pekan ini. Jumlah itu menurun dibanding dua pekan lalu yang seberat 64,9 kilogram

Menurunnya angka barang bukti sabu hingga 90,7% pada pekan ini dibanding pekan sebelumnya diduga karena gencarnya razia dan operasi. Sehingga, stok sabu kosong di level bandar.

"Tren perkembangan pengungkapan mengalami penurunan, hal ini (dampak) banyaknya kegiatan Direktorat Narkoba di wilayah yang secara aktif melaksanakan penyuluhan dan penerangan tentang bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika, ditingkatkannya kegiatan razia dan operasi di tempat hiburan dan diduga kampung narkoba," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2018)
Eko menuturkan salah satu lokasi operasi adalah wilayah perbatasan Sebatik Timur Kalimantan Utara dan Nunukan Kalimantan Timur. Selain itu juga Entikong Kalimantan Barat, Papua dan NTT.

"Para sindikat narkotika banyak yang tidak melakukan aktivitas transaksi narkoba dikarenakan banyaknya anggota Polri melakukan razia dan operasi sehingga para sindikat tidak melakukan kegiatan di lapangan," terang Eko.
Eko juga menduga stok sabu di level bandar dan pengedar kosong karena penangkapan yang masif dilakukan kepolisian pada dua pekan lalu.

"Ditambah lagi banyaknya para bandar dan pengedar yang ditangkap pada periode minggu kesatu dan kemungkinan stok opname narkoba kosong.," ujar dia.


Saksikan juga video 'BNN Musnahkan 31 Kg Sabu':

[Gambas:Video 20detik]


(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed