DetikNews
2018/11/02 19:07:05 WIB

Ini Pidato Lengkap Prabowo yang Singgung 'Tampang Boyolali'

Ragil Ajiyanto - detikNews
Halaman 1 dari 3
Ini Pidato Lengkap Prabowo yang Singgung Tampang Boyolali Foto: Prabowo Subianto singgung 'Tampang Boyolali' saat pidato. (Ragil Ajiyanto/detikcom).
Jakarta - Potongan video dari pidato capres nomor 02 Prabowo Subianto mengenai 'tampang Boyolali' viral di media sosial. Timses Prabowo menganggap judul dari potongan video itu merupakan plintiran. Seperti apa pidato lengkapnya? Simak di sini.

Pernyataan Prabowo yang menjadi viral itu diketahui ia sampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu. Saat itu ia didampingi oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan dan mantan Pangkostrad yang juga mantan Gubernur Jateng, Letjen (Purn) Bibit Waluyo.

Posko itu berada di Ruko Galaxy, Jalan Solo-Semarang, Winong, Boyolali Kota. Dalam acara tersebut hadir sejumlah emak-emak relawan pendukung Prabowo-Sandi. Selain itu ada pula beberapa purnawirawan TNI.


Dalam salah satu bagian dalam pidato itu, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal.

"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya.

Dalam video berdurasi 6 menit itu, tak tampak hadirin memprotes pernyataan Prabowo. Mereka justru tertawa dan mendukung pernyataan eks Danjen Kopassus itu dengan jawaban 'betul'.

Kemudian beredar potongan video di media sosial dengan keterangan pada caption yang menonjolkan mengenai 'tampang Boyolali' yang disampaikan Prabowo. Tim Prabowo menyatakan apa yang ada di potongan video itu merupakan plintiran karena konteksnya tidak seperti itu.

"Ini kan cara orang ingin mendiskreditkan Pak Prabowo ya. Karena supaya masyarakat ketahui, pihak sebelah itu kan surveinya stuck dan cenderung turun. Pak Prabowo dan Bang Sandi naik terus. Nah mulailah cara cari cara mendiskreditkan Pak Prabowo. Caranya apa? Memotong-motong video percakapan Pak Prabowo supaya masyarakat salah persepsi untuk memfitnah Pak Prabowo, mendiskreditkan Pak Prabowo," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade, Jumat (2/11/2018).

Saksikan Video 20Detik: Prabowo Omeli Emak-emak, Jokowi Dicableki Emak-emak!

[Gambas:Video 20detik]



Lalu seperti apa pidato Prabowo yang sebenarnya? Berikut pernyataan lengkap Prabowo di lokasi:

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Alhamdulillah, Alhamdulillah, alhamdulillahi robbil 'alamin, washsholatu wassalamu 'ala asyrofil anbiyai wal mursalin wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in, amma ba'du.

Salam sejahtera bagi kita semua, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Maha Besar, kita masih diberi kesehatan, diberi nafas untuk bertatap muka pada siang yang baik ini di depan Posko Pemenangan Koalisi Adil Makmur dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 yang akan datang, di mana saya Prabowo Subianto dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendapat kehormatan dan kepercayaan dari masyarakat Indonesia yang diwakili oleh 4 partai politik besar.

Partai Amanat Nasional (PAN), Partai bersejarah yang pernah memimpin reformasi di negara dan bangsa kita tahun 1998. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai yang selalu setia membela kepentingan kesejahteraan, keadilan, dan kepentingan umat Islam di Indonesia. Partai Demokrat yang telah melahirkan seorang presiden RI, yang telah memimpin bangsa Indonesia 10 tahun dengan adem ayem, dengan tenang, dengan sejuk, dengan stabilitas, dan tentunya partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) partai saya sendiri.

Tapi saya merasa tidak hanya partai tersebut yang mengusung dan mendukung saya. Saya ke mana-mana didatangi oleh berbagai kalangan, ormas-ormas, sayap-sayap. Sebagai contoh para purnawirawan pejuang Indonesia Raya.

Singa-singa tua yang turun dari gunung untuk membela negara dan bangsa kita walaupun mereka mungkin giginya sudah ompong. Giginya ompong semangatnya masih menyala-nyala.

Tapi terutama yang saya merasakan adalah dukungan dari emak-emak yang militan. Emak-emak ini militan. Mereka berani.

Saudara-saudara sekalian, kita menamakan diri Koalisi Adil Makmur. Kenapa? Karena keadilan dan kemakmuran adalah cita-cita pendiri bangsa RI. Keadilan dan kemakmuran adalah tujuan kita merdeka. Keadilan dan kemakmuran adalah tujuan kita mendirikan Republik Indonesia saudara-saudara sekalian.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed