DetikNews
Selasa 16 Oktober 2018, 21:50 WIB

KPK Telisik Dirjen Pas soal Dugaan Suap Lain di Lapas Sukamiskin

Haris Fadhil - detikNews
KPK Telisik Dirjen Pas soal Dugaan Suap Lain di Lapas Sukamiskin Dirjen Pas Sri Puguh Budi Utami selepas menjalani pemeriksaan di KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK menelusuri dugaan penerimaan suap lain dari narapidana di Lapas Sukamiskin. Penelusuran itu digali dari keterangan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami.

"Memang ada pendalaman juga dalam pemeriksaan-pemeriksaan oleh penyidik tersebut terkait dugaan pemberian oleh napi kepada pejabat atau pegawai," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Selain itu, Sri Puguh dicecar penyidik soal pengelolaan lapas dan kapasitasnya sebagai Dirjen Pas. Namun Febri enggan menyebut pemberian itu berasal dan ditujukan kepada siapa.
"Saya belum bisa menyebut siapa pihak lain yang diduga menerima dari narapidana di Sukamiskin, karena konstruksi yang paling utama di Sukamiskin adalah bagaimana memperkuat dan finalisasi penyidikan perkara yang sudah," ucapnya.

Dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan ini, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap pemberian fasilitas tambahan di sel Lapas Sukamiskin. Tersangka yang diduga sebagai penerima adalah Wahid selaku Kalapas Sukamiskin saat itu dan Hendry Saputra selaku stafnya.

Sementara itu, yang diduga sebagai pemberi adalah narapidana korupsi yang juga suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah, dan Andri Rahmat. KPK menduga Fahmi memberi suap berupa mobil dan uang kepada Wahid untuk mendapatkan fasilitas tambahan di sel.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed