DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 18:04 WIB

SMA 87 Siap Terima Kembali Guru Nelty Bila Dinyatakan Tak Bersalah

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
SMA 87 Siap Terima Kembali Guru Nelty Bila Dinyatakan Tak Bersalah Foto: SMAN 87 Jakarta. (Azizah-detikcom)
Jakarta - SMA Negeri 87 Jakarta Patra Patriah siap menerima guru Nelty Khairiyah yang dituduh melakukan doktrin anti-Jokowi mengajar kembali jika ditetapkan tidak bersalah. Pihak sekolah masih menunggu hasil penyelidikan.

"Kalau misalkan tidak bersalah ya saya terima (Bu Nelty) mengajar lagi di sini. Gimana hasil instruksi penyidik lah," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 87 Jakarta Patra Patriah saat ditemui detikcom di kantornya, Jalan Mawar II, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).


Patra menyebut pihaknya juga akan memulihkan nama baik Nelty. Dia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk membahas hal ini.

"Pastilah, pasti (ada pemulihan nama baik). Yang di atas (Dinas Pendidikan DKI Jakarta) pasti akan mengambil langkah, akan membersihkan nama baik," jelasnya.

Patra juga akan menerima bila Nelty dinyatakan bersalah. Nelty disebut Patra juga sial menjalani konsekuensi jika dinyatakan bersalah.

"Saya kalau memang (Bu Nelty) bersalah ya saya terima. Paling nanti pelajaran agama akan digantikan oleh orang lain, dinas akan mengirimkan guru ke sini. Bila dia salah ya dia siap menjalani sanksi atas perbuatannya," ujar Patra.


Patra menyebut pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memberikan sanksi. Menurutnya, jika merujuk pada PP No. 53 Tahun 2010, sanksi yang akan diberikan apabila terbukti bersalah adalah diturunkan pangkatnya satu tingkat.

"Kalau berdasarkan PP itu (turun pangkat), tapi kan kita lihat proses nanti. Berat ringannya kita nggak tahu. Saya juga, nggak ranah saya. Saya juga sama, belum tahu, nanti sampai di tingkat mana nih kasusnya Bu Nelty," ujarnya.

Sebelumnya, Nelty telah diperiksa oleh Dinas Pendidikan terkait tuduhan itu. Dinas Pendidikan mengatakan akan kembali meneruskan pemeriksaan tersebut.

"Kemarin sudah diperiksa tapi belum selesai, kan berita acara pemeriksaannya saya belum bisa ekspose kemana-mana karena (pemeriksaan) belum selesai," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati, saat dihubungi detikcom, Kamis (11/10).


Selain itu, Bawaslu DKI Jakarta juga akan memanggil Nelty, Kepala Sekolah SMAN 87, dan pelapor tuduhan. "Hari Senin (15/10) besok kita memanggil kepala sekolah, kemudian ibu guru yang bersangkutan yang mengajar di SMA 87, kemudian yang terakhir pelapor," ucap Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Puadi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (21/10).


Saksikan juga video 'Bawaslu Panggil Guru SMA 87 terkait Doktrin Anti-Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(idh/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +