DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 21:11 WIB

Dirut TransJ: Kecelakaan Tak Semua Salah Sopir

Indra Komara - detikNews
Dirut TransJ: Kecelakaan Tak Semua Salah Sopir TransJ yang kecelakaan di Simprug, Jaksel. (Foto: Dok. TMC Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menerangkan kecelakaan TransJ yang sering terjadi bukan sepenuhnya kelalaian pengemudi. Budi bilang ada juga kesalaahan pengendara lain.

"Tidak semuanya salah pengemudi (sopir) bisa. Ada beberapa yang menghindar. Karena ada mobil masuk busway ada orang nyeberang akhirnya sopir secara spontan menghindar," kata Budi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Meski demikian, Budi tidak menutupi jika kecelakaan diakibatkan kelalaian sopir TransJ. Jika salah, pihaknya akan menyelesaikan sampai tuntas.

"Kami juga tidak menyembunyikan ada juga kelalaian sopir. Kami mesti lihat kedudukannya secara proporsional yang pasti kami selesaikan semua supaya tidak berlanjut," papar dia.


"Kita kalau sampai ada kejadian begitu jangankan kecelakaan, tidak kecelakaan main HP kita cut. Kita keras HP, merokok, kita tidak boleh. Kami ada kamera, jadi kita bisa lacak semua," imbuh Budi.

Budi juga melihat, semenjak ada peraturan ganjil-genap, situasi jalur TransJ tidak tertib. Kata dia, banyak kendaraan ngebut dan menyerobot jalur TransJ.

"Sejak ganjil-genap diterapkan makin kencang kendaraan, bukan kendaraan TJ lo, kendaraan umum reguler mereka kadang masuk di situ ada area yang separator," kata Budi.


Untuk pencegahan, PT Transjakarta melakukan evaluasi setiap bulan. Jika terjadi kecelakaan, PT Transjakarta akan memanggil operator.

Sebelumnya, bus TransJakarta tercatat sering mengalami kecelakaan. Paling anyar, bus TransJ menabrak separator di Jalan Sudirman, Jakarta, pada Selasa (9/10) kemarin. Meski bus berisi penumpang, tak ada korban dalam kecelakaan itu.


(idn/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed