DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 16:15 WIB

Timses: Prabowo Copas, Kalau Jokowi Hiduplah Indonesia Raya

Elza Astari Retaduari - detikNews
Timses: Prabowo Copas, Kalau Jokowi Hiduplah Indonesia Raya Foto: Jokowi. (Agung Pambudhy/detikcom).
Jakarta - Prabowo Subianto menyinggung slogan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sambil bicara 'Make Indonesia Great Again'. Kubu Joko Widodo pun menyindir capres nomor urut 02 itu.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo menurut saya ikut-ikutan, latah. Sungguh kurang kreatif, dan copy paste. Sesungguhnya pemimpin-pemimpin kita di era sekarang ini didorong untuk belajar. Tetapi punya karakter, punya prinsip sendiri, itu yang dibutuhkan," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada detikcom, Kamis (11/10/2018).

Karding lalu mengingatkan Prabowo dan timnya mengenai gaya kepemimpinan Trump. Ia khawatir bila Prabowo yang kini berpasangan dengan Sandiaga Uno itu berkiblat pada gaya kepemimpinan Trump yang kerap menuai kontroversi.


"Kalau gaya kampanye Trump dipakai, slogannya dipakai, jauh dari pemimpin ideal yang kita harapkan karena mencontoh. Nanti kalau mencontoh slogannya, nanti perilakunya juga dicontoh, ini yang bahaya. Kebijakan-kebijakannya juga dicontoh, itu bahaya," ucap Karding.

Politikus PKB ini pun lalu membandingkan gaya Trump dengan Presiden Joko Widodo, yang kembali menjadi rival Prabowo di Pilpres. Karding merinci sejumlah substansi visi misi Jokowi-Ma'ruf yang tertuang dalam Nawacita Jilid II.

"Kita membangun berdasarkan prinsip satu politik kita yang berdaulat, ekonomi berdikari, lalu kebudayaan kita yang berkepribadian. Dengan asas kebersamaan dan gotong royong. Itu semua substansi sesungguhnya menunjukkan sikap khas kita," sebutnya.

Timses: Prabowo Copas, Kalau Jokowi Hiduplah Indonesia RayaFoto: Abdul Kadir Karding. (Ari Saputra/detikcom).

"Soal bagaimana kita harus memiliki identitas sendiri, kemandirian sendiri, kita harus kuat, kita harus hebat, harus bisa bersaing dengan negara lain," imbuh Karding.

Ia menyayangkan bila ada tokoh bangsa yang lebih membanggakan bangsa lain ketimbang bangsanya sendiri. Berbeda dengan Prabowo, kata Karding, Jokowi lebih mengedepankan slogan nasionalis ketimbang mengikuti slogan negara lain.

"Kita punya kebudayaan tradisi yang luar biasa. Oleh karena itu kalau bagi Pak Jokowi dan kami TKN, yang paling tepat bagi slogan kita itu dua, yaitu bagaimana Indonesia maju, kedua hiduplah Indonesia Raya," tegas anggota Komisi III DPR tersebut.


"Jadi Indonesia Raya ini harus kita hidupkan, kita beri energi, kita topang bersama, kita kuatkan, kita jadikan dia tidak mudah intervensi, kita jadikan dia berdiri sendiri, berdikari. Hidup dengan cara ekonominya sendiri, dengan pasarnya sendiri, dengan kekuatan sendiri, kita harus berbunyi Hiduplah Indonesia Raya menuju Indonesia maju," sambung Karding.

Prabowo Subianto membahas slogan kampanye Presiden AS Donald Trump saat berbicara di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ia bicara slogan khas Trump yang menurutnya bisa diadopsi bangsa Indonesia.

"Begitu AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade (perdagangan bebas). Kenapa mereka mengatakan America First, Make America Great Again, dia mengatakan the important sign is American job," kata Prabowo di Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, siang tadi.

"Kok bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'. Mengapa pemimpin Indonesia tak ada yang berani mengatakan yang penting adalah 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'," tambahnya.


Saksikan juga video 'Catat! Timses Jokowi Komitmen Tak Akan Black Campaign':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed