DetikNews
Senin 08 Oktober 2018, 23:01 WIB

Di Balik Pencopotan Sekjen PKB

Marlinda Oktavia Erwanti, Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Di Balik Pencopotan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)
Jakarta - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mencopot Abdul Kadir Karding dari posisinya sebagai sekjen. Cak Imin mengatakan alasan pencopotan hanyalah rotasi fungsional di dalam tubuh PKB semata.

"Itu rotasi fungsional saja, nggak ada perubahan drastis," ujar Cak Imin di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Karding dicopot agar fokus sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan sebagai jubir TKN. Posisi Karding sebagai Sekjen PKB diisi Hanif Dhakiri, yang kini Menaker.




"Sekarang Hanif kembali ke sekjen dan dia harus bertanggung jawab kepada saya karena kewenangan Hanif itu dulu bertanggung jawab pada awal periode," katanya.

Cak Imin juga menjelaskan alasan melakukan rotasi di awal kampanye Pilpres 2019. Tujuan rotasi itu adalah agar Karding lebih fokus pada Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.



"Dia (Karding) kita promosikan di eksternal, di Tim Kampanye Nasional, di jubir kampanye nasional. Supaya dia tidak lagi terganggu urusan administratif," ungkap Cak Imin.

Sementara itu, Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Raja Juli Antoni mengatakan pergantian sekjen di PKB tidak mengganggu TKN.

"Jadi per hari ini, tadi juga Mas Karding masih aktif di grup TKN berikan saran dan sebagainya. Jadi sekali lagi kami berikan ruang kepada partai untuk berikan keputusan, tapi rasanya keputusan itu tak ganggu TKN," kata Toni di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/10).


(nkn/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed