DetikNews
Minggu 07 Oktober 2018, 17:58 WIB

PSI: Penolakan Acara IMF di Bali Pengalihan Isu Ratna Sarumpaet

Elza Astari Retaduari - detikNews
PSI: Penolakan Acara IMF di Bali Pengalihan Isu Ratna Sarumpaet Raja Juli Antoni (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - Acara World Bank dan IMF yang akan digelar di Bali bulan ini mendapat sejumlah komentar negatif. Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai, penolakan terhadap acara tersebut hanyalah sebuah pengalihan isu dari kasus Ratna Sarumpaet.

"Penolakan Acara World Bank dan IMF di Bali Hanya Pengalihan Isu Dari Skandal Politik yang Paling Memalukan Dalam Sejarah Indonesia; kasus Ratana Sarumpaet yang menipu dan Prabowo yang mudah tertipu," kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (7/10/2018).


Toni Juli menjelaskan, negara besar harus juga mengerjakan hal-hal yang besar. Sibuknya penanganan gempa dan tsunami di Sulteng tak serta merta membuat Asian Para Games 2018 terbengkalai.

"Acara pembukaan kemarin berlangsung baik dan membanggakan," ujar Toni.

"Penyelenggaraan Asian Para Games juga tidak membuat Pembukaan MTQ di Medan menjadi terbengkalai. Semuanya mesti berjalan dengan baik dan sukses," imbuhnya.

Oleh karena itu dia menganggap komentar negatif dan penolakan terhadap acara IMF merupakan skandal politik yang memalukan.

"Jadi penolakan Acara IMF dan World Bank hanya pengalihan isu dari skandal yang paling memalukan dalam sejarah politik kita," tegasnya.

Sebelumnya, Koalisi Indonesia Adil dan Makmur memprotes biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali. Mereka tak akan mengutus wakil yang diundang ke pertemuan itu.

"Di tengah bencana yang sedang terjadi, sebaiknya pemerintah mengurangi biaya-biaya yang tidak perlu terkait annual meeting IMF dan World Bank di Bali. Angka kurang-lebih Rp 1 triliun merupakan biaya terlalu besar untuk pertemuan rutin tahunan Bank Dunia dan IMF," ujar koordinator jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (5/10).


Cawapres Sandiaga Uno juga turut mengkritik biaya pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia (IMF-World Bank Annual Meeting 2018) di Bali 8-14 Oktober 2018. Sebagaimana diketahui, anggaran pertemuan IMF di Bali sekitar Rp 855,5 miliar.

"Perekonomian Indonesia saat ini masih memprihatinkan, oleh karenanya perlu adanya penghematan yang dilakukan pemerintah," kata Sandiaga, Sabtu (6/10).

Wakil Ketua Fadli Zon juga ikut 'nyinyir' soal pertemuan IMF tersebut. Pertemuan tersebut disebutnya tidak memberi dampak positif apa-apa buat Indonesia.

"Pertemuan tahunan IMF/Bank Dunia tak memberi dampak penguatan rupiah," cuit Fadli Zon lewat akun Twitternya @fadlizon seperti dikutip detikFinance, Minggu (7/10).


Simak Juga 'Rizal Ramli Sebut Biaya Meeting IMF-WB di Bali Kemahalan!':

[Gambas:Video 20detik]



(rna/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed