DetikNews
Sabtu 29 September 2018, 18:47 WIB

16 Ribu Warga Palu Mengungsi Akibat Gempa dan Tsunami

Eva Safitri - detikNews
16 Ribu Warga Palu Mengungsi Akibat Gempa dan Tsunami Foto: Pengungsi korban gempa-tsunami di Palu. (Pradita Utama/detikcom).
Jakarta - Lebih dari 16 ribu warga di Palu mengungsi akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jumlah ini belum termasuk warga di Donggala, lokasi titik gempa.

"Sebaran pengungsi, terdapat 16.732 orang di 24 titik di Kota Palu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

Menurut Sutopo, pihaknya masih kesulitan memberikan bantuan kepada para korban. BNPB juga masih belum mendapat data dari Donggala karena komunikasi masih lumpuh.


"Ketersedian terbatas. Personel terbatas. Kita imbau masyarkat bersabar. Pemerintah pasti berikan bantuan," jelas Sutopo.

Akibat gempa 7,4 SR yang terjadi Jumat (28/9) kemarin, 384 orang meninggal dunia di Palu. Data tersebut per pukul 13.00 WIB tadi.

Berikut sebaran pengungsi di Kota Palu:

- Lapangan Vatulemo: 1.000 orang
- Halaman perkantoran: 2.000 orang
- Bundaran Biromaro: 2.000 orang
- Markas Korem: 300 orang
- Masjid Raya Palu: 300 orang
- Poboya Mako Sabhara: 5.000 orang
- Lapangan Anoa: 100 orang
- Lapangan Paqih Rasyid: 500 orang
- GOR Siranindi: 200 orang
- Belakang Basarnas, belakang kantor Gerindra, sekitar Jalan Basuki Rahmat: 100 orang
- Jalan Maleo 91: 100 orang
- Pantoloan Boya (SD belakang Pustu): 200 orang
- Gunung Pantoloan Boya: 500 orang
- Camping Baiya: 882 anak
- Pantoloan Boya 3 titik: 200 orang
- Kantor Dinsos: 100 orang
- Lapangan Perdos: 1.000 orang
- Jalan Garuda: 250 orang
- Lapangan Dayodara: 700 orang
- Halaman Detasemen: 100 orang
- BTN Lasoani: 300 orang
- Lapangan Kawatuna: 300 orang
- Mako Satbrimob Mamboro: 400 orangg
- Polda Baru Soetta: 200 orang

Total: 16.732 orang
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed