detikNews
Jumat 28 September 2018, 14:14 WIB

Pemetaan Tata Ruang 3 Pulau Reklamasi akan Dipamerkan ke Warga

Indra Komara - detikNews
Pemetaan Tata Ruang 3 Pulau Reklamasi akan Dipamerkan ke Warga Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penataan tiga pulau reklamasi yang sudah jadi itu perlu menunggu penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) lebih dulu. Pulau reklamasi yang sudah jadi adalah Pulau C, D, dan G.

"Yang pulau-pulau itu juga dimasukkan dalam RTRW tahun depan. Kan ada rencana tata ruang wilayah. Di situ nanti kita tentukan, jadi segalanya, termasuk lahan, itu kita atur di situ. Mana yang menjadi jalan, perumahan, ruang terbuka hijau, ruang terbuka baru, mana yang untuk kegiatan komersial, untuk kegiatan hiburan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

"Jadi itu tidak bisa kita seperti sekarang kosongkan saja, silakan mengerjakan apa saja, tidak. Justru diatur dulu, baru silakan nanti bekerja sesuai dengan peta yang sudah dibuat di RTRW," jelas Anies.


Dalam penataan nanti, setelah ada RTRW, tiga pulau reklamasi yang sudah jadi bakal 50 persen untuk fasilitas sosial-fasilitas umum. Jadi Pulau C, D, dan G akan benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat.

"Saya bisa sampaikan bahwa fasos-fasumnya sekitar 50 atau di atas 50 persen. Jadi fasos-fasum akan segitu. Jadi akan luas sekali untuk kegiatan masyarakat," terang Anies.

Anies mengatakan pengalihan fungsi tiga pulau itu akan mengikuti aturan sesuai dengan perencanaan. Jadi tiga pulau itu bisa digunakan untuk berbagai kegiatan.


"Semuanya bisa ada di situ tergantung perencanannya. Menurut saya, kita tidak perlu juga merasa tempat ini nggak boleh untuk a, b, c. Kita ikuti ketentuan aja. Jadi, (penataan) bukan selera gubernur atau selera satu-dua orangnya, ada peraturannya dan kita akan menyusun perencanaan berdasarkan peraturannya," ucap eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies menambahkan Pemprov DKI sedang melakukan pemetaan lewat RTRW tersebut. Nantinya, pemetaan soal tiga pulau reklamasi itu akan dipamerkan kepada warga.

"Dari peta baru ini kemudian nanti diterjemahkan dalam bentuk pasal-pasal atau revisi dari raperda. Jadi bukan sekadar merevisi satu-dua pasal, tapi membuat dulu petanya seperti apa," terang Anies.


"Dan kami akan tunjukkan peta ini kepada warga Jakarta. Ini lho kira-kira gambaran wilayah pesisir di Jakarta di masa yang akan datang. Yang kemudian nanti kita turunkan dalam bentuk pasal. Tapi kalau kita langsung hanya sekadar revisi pasal-pasalnya tanpa ada gambarannya nanti tidak punya makna. Apalagi sebagian dari kawasan yang saat ini itu ingin kita manfaatkan untuk akses publik, terutama ke pantai. Jadi kami akan mengusulkan kembali tapi izinkan kami untuk menuntaskan dulu perencanaannya baru nanti kita masukkan," lanjut Anies.

Sebelumnya, hak guna bangunan (HGB) untuk tiga pulau lainnya tak dicabut. Tetapi para pengembang itu diwajibkan membuat fasilitas umum.

"Kan kita lagi bahas nih, nanti yang dimaksud dengan--digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat itu. Masyarakat konsumen, pembeli, ada masyarakat nelayan, akan dikasih slot," kata Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Kamis (27/9) kemarin.
(idn/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com