detikNews
Jumat 28 September 2018, 12:53 WIB

Laporan Dari New York

Cerita Menlu Retno: Sejak RI Jadi DK PBB, Ponsel Saya Siaga 24 Jam

Rina Atriana - detikNews
Cerita Menlu Retno: Sejak RI Jadi DK PBB, Ponsel Saya Siaga 24 Jam Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi (Foto: Rina Atriana/detikcom)
New York - Indonesia terpilih menjadi salah satu anggota Dewan Keamanan (DK) Tidak Tetap PBB untuk periode 2019-2020. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi memastikan telepon seluler (ponsel) miliknya siaga 24 jam dan aktivitasnya menjadi lebih banyak.

"Oh iya dong pasti (lebih sibuk), itu sih nggak usah ditanyakan. Siap-siap HP (handphone)-nya Menlu 24 jam," kata Retno usai menghadiri sidang umum PBB ke-73 di Markas PBB, New York, Kamis (27/9/2018).

Retno mengatakan Indonesia memiliki tantangan lebih besar karena statusnya sebagai anggota DK Tidak Tetap PBB. Di tempat yang sama Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) menyebut hal itu sebagai konsekuensi ketika RI menjadi anggota DK Tidak Tetap PBB.

"Kalau ada konflik ini atau apa, peristiwa jam 10 pagi, sore sudah rapat. Hari minggu juga rapat," tutur JK di kesempatan yang sama.




Status anggota DK Tidak Tetap PBB bagi Indonesia akan dimulai terhitung 1 Januari 2019 dan berakhir pada 31 Desember 2020. Namun Retno memastikan persiapan teknis sudah dilakukan bahkan sejak Oktober 2018. Nantinya menurut Retno, isu Palestina akan menjadi prioritas bagi RI.

"Mulai Oktober Pak Watap (Perwakilan Tetap Indonesia di PBB) sudah mulai masuk di dalam DK. Kita sudah masuk sebagai observer," ucap Retno.

"Mengenai prioritas sepertinya sudah jelas, dari sejak awal kampanye kita, mengenai 4 prioritas yang kita sampaikan. Dan on top dari 4 prioritas tersebut maka tentunya isu Palestina menjadi perhatian Indonesia," imbuh Retno.
(rna/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed