detikNews
Kamis 27 September 2018, 01:38 WIB

Laporan Dari New York

Di Forum PBB, JK Targetkan Indonesia Bebas TBC Tahun 2050

Rina Atriana - detikNews
Di Forum PBB, JK Targetkan Indonesia Bebas TBC Tahun 2050 Wapres Jusuf Kalla di forum PBB terkait tuberkulosis. (Foto: dok. Setwapres)
New York - Penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu fokus pemerintah Indonesia di bidang kesehatan. Berbicara di forum PBB, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menargetkan Indonesia bebas TBC pada 2050.

"Target kami adalah menghilangkan TB pada 2035 dan mencapai 'Indonesia Bebas dari TB' pada tahun 2050," kata JK saat berbicara di forum pertemuan tingkat tinggi tentang TBC di Markas Besar PBB di New York, Rabu (26/9/2018).


JK menjelaskan, TBC pada dasarnya bisa dicegah dan diobati. Hanya, usaha menghilangkan TBC dianggap masih menjadi jalan yang panjang.

"Lebih dari 5.000 orang meninggal akibat TB setiap hari. Penyakit ini memperkuat siklus kesehatan dan kemiskinan yang buruk. Sekarang kita menghadapi tantangan yang lebih besar dalam memberantas TB, (yakni) munculnya TB yang resistan terhadap banyak obat," tutur JK.

Wapres Jusuf Kalla di forum PBB soal penanganan TBC.Wapres Jusuf Kalla di forum PBB soal penanganan TBC. (Foto: dok. Setwapres)

"Oleh karena itu, pertemuan PBB tentang TB pertama kali ini tepat waktu. Kita harus menghasilkan tanggapan yang kuat dan komprehensif untuk mengakhiri penyakit," jelasnya.

JK menyoroti tiga poin dalam upaya menghilangkan TBC ini. Poin-poin tersebut adalah:

1 Setiap negara harus menerapkan secara konkrit strategi nasionalnya masing-masing untuk mengakhiri TB.

2 Harus ada upaya yang lebih terpadu untuk memperkuat kapasitas untuk deteksi dini kasus TB. Khususnya, kasus baru yang melibatkan galur yang resisten terhadap obat-obatan.

3 Harus ada akses yang lebih besar dan setara dengan layanan kesehatan berkualitas untuk masyarakat umum.

Menurut JK, skema Asuransi Kesehatan Nasional sekarang telah digunakan oleh lebih dari 200 juta orang atau lebih dari 70 persen populasi Indonesia.
(rna/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed