DetikNews
Rabu 26 September 2018, 10:38 WIB

Tapal Batas

Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder Festival

Danu Damarjati - detikNews
Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder Festival Tempat-tempat wisata di sekitar tapal batas Skouw (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Selain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw, ada hal lain yang menjadi daya tarik di kawasan perbatasan negara ini. Berikut adalah sejumlah lokasi dan gelaran menarik yang bisa menjadi tujuan piknik:

1. PLBN Terpadu Skouw

Sejauh ini, PLBN Skouw adalah yang paling ikonik di kawasan perbatasan Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Masyarakat Kota Jayapura biasa menempuh perjalanan sekitar dua jam untuk piknik di PLBN Skouw pada akhir pekan atau hari libur.

Pengunjung tak hanya berasal dari Kota Jayapura, tamu-tamu dari luar Papua juga biasa diarahkan ke lokasi ini. Aktivitas yang biasa dilakukan orang-orang di sini adalah berfoto, baik bersama-sama atau swafoto (selfie), sambil menikmati suasana perbatasan negara.

Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder FestivalPLBN Terpadu Skouw, dilihat dari atas. (Danu Damarjati/detikcom)

Tempat ini diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 Mei 2017. PLBN ini merupakan PLBN kelima yang diresmikan Jokowi, mulai dibangun pada Desember 2015 lalu.

2. Pantai Holtekamp

Terletak di Kampung Holtekamp, sekitar sejam perjalanan dari Kota Jayapura, pantai ini menjadi lokasi piknik di akhir pekan atau hari libur.

Pantai ini memiliki pasir abu-abu gelap. Pemandangannya adalah Laut Pasifik yang mengarah ke Teluk Youtefa. Saat detikcom mengunjungi pantai ini pada 5 September 2018, terlihat di kejauhan Jembatan Hamadi Holtekamp sedang dikerjakan.

Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder FestivalPantai Holtekamp (Danu Damarjati/detikcom)

Di sini ada sejumlah panggung kayu sederhana dan saung sekadar untuk duduk-duduk, melamun ditemani suara ombak menderu. Pantai ini ramai di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur. Poin minusnya, sampah berserakan di sejumlah sudut hingga dekat bibir pantai, bahkan sampah pecahan botol kaca juga ada.

3. Pemancingan

Distrik Muara Tami, kawasan terdepan yang berbatasan dengan Papua Nugini di sebelah timur, punya sejumlah lokasi kolam pemancingan. Lokasi kolam pemancingan terbanyak ada di kelurahan-kelurahan Koya yang ditempati banyak transmigran.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, Koya Barat punya kolam pemancingan paling banyak, yakni ada 9 pemancingan. Bila datang dari Kota Jayapura, Koya Barat dapat ditempuh dengan perjalanan mobil sekitar satu jam. Jaraknya 37 km dari Kota Jayapura.

Banyak lokasi pemancingan, dan rata-rata dilengkapi pondok yang menyediakan makanan. Selain di Koya Barat, ada pula satu kolam pemancingan di Koya Timur dan satu di Kampung Mosso.

4. Festival Crossborder

Festival Crossborder merupakan gelaran acara meriah yang rutin diadakan di berbagai kawasan tapal batas, termasuk di kawasan Kota Jayapura. Festival lintas negara di sini menarik banyak wisatawan, termasuk wisatawan dari Papua Nugini.

"Setiap tiga bulan sekali kita ada Festival Crossborder, ini program dari Kementerian Pariwisata. Kedua negara menampilkan tari-tarian mereka. Ini apresiasi besar untuk masyarakat," kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, kepada detikcom di kantornya, Entrop, Kota Jayapura, Rabu (5/9/2018).

Terakhir, Festival Crossborder diadakan di PLBN Skouw, Distrik Muara Tami, pada 7 Agustus 2018 lalu. Dari Indonesia, ada kelompok musik reggae Marapu yang tampil, juga ada Dave Solution dan EPO DXH dari Jayapura. Ada pula band asal Papua Nugini yakni Mixmate Band dan Vanimo Native. Selain pertunjukan musik, kerajinan-kerajinan tangan juga dipamerkan dan dijual di acara ini.

5. Festival Teluk Humboldt

Bila Festival Crossborder bernuansa kontemporer, maka festival yang satu ini lebih bernuansa etnik-tradisional. Festival ini adalah Festival Teluk Humboldt.

Festival ini diadakan sejak 2009 lalu sebagai ajang pariwisata dan budaya Kota Jayapura. Penampilan kesenian suku kawasan tapal batas menjadi salah satu sajian di acara ini juga, juga suku-suku lain dari 14 kampung di daerah administratif Kota Jayapura.

Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder FestivalFoto ilustrasi: Festival Crossborder (Dok. Penkostrad)

"Dan bagaimana mempertahankan adat-istiadat mereka, bagaimana kita mempertahankan ukir-ukiran mereka, mempertahankan makanan-makanan mereka, maka di 14 kampung ini kita lakukan Festival Teluk Humboldt yang kita lakukan setiap bulan Agustus," kata Wali Kota Jayapura, Benhr Tomi Mano, kepada detikcom.

6. Pantai-pantai di Skouw

Skouw adalah salah satu suku asli kawasan perbatasan. Mereka hidup di permukiman dekat laut, yakni di Kampung Skouw Sae, Skou Mabo, dan Skouw Yambe. Letaknya sekitar dua jam perjalanan dari Kota Jayapura.

Di bagian utara kampung-kampung orang Skouw, Samudera Pasifik membentang. Pantai di sini bukan pantai biasa bagi orang Indonesia, karena ini adalah pantai di ujung negara, bila lurus ke timur lagi sudah merupakan wilayah negara Papua Nugini.

Pada 6 September 2018, kami mengunjungi Kampung Skouw Mabo, kampung yang berlokasi di tengah di antara dua Skouw. Di sini, halaman rumah penduduk sudah berupa pasir pantai. Babi dan anjing lalu lalang namun cenderung tidak agresif. Beton-beton pemecah ombak dipasang di garis pantai.

7. Mata Air Panas Kampung Mosso

Ada mata air panas yang memancar di tapal batas, tepatnya di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami. Lokasinya masih terpencil di dalam hutan.

Untuk mencapai lokasi mata air panas, butuh stamina ekstra. Namun perjalanan menembus hutan menuju mata air panas merupakan bagian dari wisata itu sendiri, sebagaimana yang dilakoni detikcom pada 8 September 2018.

Piknik Tapal Batas, dari PLBN Skouw hingga Crossborder FestivalJalan menuju mata air panas Kampung Mosso. (Danu Damarjati/detikcom)

Anda berniat liburan ke Skouw atau bahkan menyeberang ke Papua Nugini? Jangan lupa siapkan akomodasi. Sekadar informasi, hanya ada money changer BRI di sana.

Simak terus kabar dari kawasan perbatasan di Tapal Batas detikcom.



Tonton juga 'Tapal Batas Tiba di Perbatasan Skouw':

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed