DetikNews
Rabu 12 September 2018, 20:22 WIB

M Taufik Mengaku Terpaksa Teken Pakta Integritas KPU

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
M Taufik Mengaku Terpaksa Teken Pakta Integritas KPU M Taufik (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan ikut menandatangani pakta integritas KPU untuk tidak mencalonkan mantan narapidana korupsi dalam Pileg 2019. Namun Taufik mengaku dipaksa oleh KPU.

"Semua partai tanda tangan pakta integritas, saya juga tanda tangan. Itu kan apa ya, dipaksa-paksain tuh," kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Taufik menuturkan pakta integritas itu tidak ada artinya. KPU dinilai tidak tegas karena, bila ada partai yang tetap mencalonkan mantan napi korupsi, partai itu tidak mendapatkan sanksi.




"Nggak ada sanksinya juga. Tidak mencalonkan eks koruptor, sanksinya apa?" sebut Taufik.

Taufik menegaskan partainya akan mengikuti aturan undang-undang. Dia melaporkan KPU ke tiga institusi, yaitu Bawaslu DKI, DKPP, dan Polri, agar bisa kembali menjadi caleg.

"Biar paham lembaga semacam KPU nggak boleh dong melanggar aturan," ujar Taufik.




(fdu/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed