DetikNews
Senin 10 September 2018, 16:56 WIB

21 Orang Tewas Kecelakaan di Sukabumi, JK Salahkan PO Bus-Dishub

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
21 Orang Tewas Kecelakaan di Sukabumi, JK Salahkan PO Bus-Dishub Bus maut yang tewaskan 21 orang (Foto: Syahdan Alamsyah-detikcom)
FOKUS BERITA: Bus Maut di Sukabumi
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyalahkan PO Bus maut yang kecelakaan dan menewaskan 21 orang di Sukabumi karena tidak melakukan uji KIR secata berkala. JK juga menyalahkan Dinas Perhubungan yang mengizinkan bus tersebut beroperasi.

"Dua-duanya salah, salah yang punya bus salah juga perhubungan, kenapa diberikan izin operasi," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

JK pun menyoroti 2 hal di kasus bus maut di Sukabumi tersebut. Bus yang beroperasi harusnya dikemudikan sopir berpengalaman serta armada yang telah diuji secara berkala.



"Ada dua hal di sini, terutama pengelola bus itu sopirnya harus benar-benar punya pengalaman dan tentu sim yang teruji. Kedua, saya membaca dua tahun bus itu tak di KIR, itu ada kesalahan di situ," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Jendral Perhubungan Darat (Ditjen Hubdar) menemukan sejumlah fakta terkait kecelakaan bus Jakarta Wisata Transportasi di jalan alternatif Cikidang-Palabuhanratu, Sukabumi.



Fakta pertama yang diungkap terkait bus adalah soal KIR, dari tahun 2016 bus tersebut diketahui tidak melakukan uji berkala sehingga aspek keselamatan atau kelaikan kendaraan angkutan umum tersebut tidak terjamin.

"Kondisi kendaraan dari tahun 2016 tidak melakukan uji berkala atau KIR, efeknya tidak terjamin aspek keselamatan atau laik jalannya tidak terjamin," kata Dirjen Hubdar Budi Setiadi, Minggu (9/9).
(nvl/rvk)
FOKUS BERITA: Bus Maut di Sukabumi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed