DetikNews
Jumat 31 Agustus 2018, 18:04 WIB

Korban Gempa Lombok Bakal Dapat Bantuan Rp 50 Juta Bertahap

Yulida Medistiara - detikNews
Korban Gempa Lombok Bakal Dapat Bantuan Rp 50 Juta Bertahap Kerusakan akibat gempa di Lombok (Foto: Abi/pembaca detikcom)
Jakarta - Para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), bakal mendapatkan bantuan Rp 50 juta secara bertahap. Bantuan itu untuk mereka yang rumahnya rusak berat.

"Fasilitas-fasilitas yang ada rekonstruksi yang berkaitan dengan rumahan saat ini sudah terverifikasi 20.000 rumah rusak berat yang mana pemerintah akan membantu bukan ganti rugi rumah-rumah tersebut, memberikan bantuan untuk rusak berat itu sebesar Rp 50 juta akan dibagi dalam 5 tahap," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menyampaikan hasil rakor gabungan tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa bumi Lombok, di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (31/8/2018).



Ia mengatakan uang Rp 50 juta itu akan diberikan secara bertahap, mulai Rp 10 juta untuk modal kerja membeli peralatan untuk perbaikan rumah. Selanjutnya uang akan diberikan sebesar Rp 10 juta lagi untuk membangun fondasi.

"Misalnya fondasi rumahnya setelah diverifikasi oleh PUPR dan pemda ternyata memang ada juga rumah yang tidak hancur habis, namun misalnya fondasinya masih ada atau kemudian kayunya masih ada atau kemudian batu-batunya masih ada, jadi ini semua itu akan kita manfaat kan kembali untuk membangun rumah-rumah mereka kalau memungkinkan," ujar Puan.

Ia mengatakan pengerjaan pembangunan rumah nantinya akan dikerjakan oleh warga, TNI, hingga masyarakat sekitar. Hal itu untuk mengejar target rehabilitasi pembangunan pada akhir Desember 2018.




"Percepatan pembangunan rumah penduduk secara kelola secara bertahap saat ini dari PUPR akan membangun beberapa rumah atau rumah tahan gempa yang mana akan dilakukan secara swadaya atau gotong royong TNI mahasiswa, PUPR, dan masyarakat di mana masyarakat kita harapkan ikut bisa gotong royong ikut membangun rumahnya sendiri," ungkap Puan.

Puan menyebut ada 70 ribuan rumah dalam kondisi rusak ringan hingga berat. Ia meminta pemda setempat melakukan pendataan terkait hal tersebut.

"Sampai saat ini sudah teridentifikasi walaupun belum terverifikasi jumlah rumah yang rusak atau ringan, sedang, sampai berat itu kurang-lebih 70 ribuan sampai 78 ribu. Namun saya juga sudah meminta Pak Pemda Prov ini hadir Pak Wagub dari NTB untuk memverifikasi dahulu apakah rumah tersebut memang sangat rusak, ringan, ataupun rusak berat juga bersama-sama dengan PUPR," ujarnya.

Rapat ini dihadiri Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Menteri PPN Bambang Brodjonegoro.


Saksikan juga video 'Jokowi Pastikan Korban Gempa Terima Bantuan':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed