DetikNews
Sabtu 25 Agustus 2018, 23:28 WIB

Dihadang Massa di Pekanbaru, Neno Warisman: Saya Dipaksa Pulang

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Dihadang Massa di Pekanbaru, Neno Warisman: Saya Dipaksa Pulang (Foto: Screenshoot video)
Jakarta - Neno Warisman mengaku dipaksa pulang oleh sejumlah aparat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Neno mengaku mendapatkan perlakuan yang kasar dari aparat setempat.

Pengakuan Neno itu disampaikan lewat video yang diunggah oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Sabtu (25/8/2018). Neno tampak berada dalam mobil dengan beberapa orang.

"Ya saya dipaksa pulang naik pesawat, oh begitu, mau dipaksa pulang, ternyata dibawa ke sini," kata Neno mengawali pengakuannya dalam video berdurasi 1.31 menit itu.


Neno mengaku dipaksa keluar dari mobil oleh sejumlah aparat. Neno juga memperlihatkan sejumlah aparat yang membawa senjata.

"Ya jadi tadi mobil ditimpukin dan dipaksa semua orang keluar dari mobil dan sekarang dibawa ke dalam bandara terus pakai ada senjata semuanya, nih bapak-bapak senjata, nih bersenjata nih, tuh ya..," ujar Neno.


Aktivis gerakan #2019GantiPresiden itu menyesalkan sikap aparat yang memulangkan paksa dirinya. Dia juga menyebut dirinya tak mendapatkan perlindungan.

"Saya mau dipaksa pulang, dipaksa pulang, kalau saya bertahan di sini kira-kira seperti apa? Pasti mereka akan lakukan satu hal, kekerasan, jadi negeri ini nggak ada undang-undangnya, nggak ada perlindungan," tutur dia.

Di bagian tengah video, tampak seorang pria memakai topi putih datang ke mobil yang ditumpangi Neno. Dia mengajak paksa seorang pria bertopi hitam yang yang ada di mobil.

"Tadi kan bapak bilang mau berunding," ujar pria yang berada dekat mobil Neno.

"Siapa bilang ayo buka, buka, ayo....," timpal pria yang mendatangi mobil Neno.

Pria tersebut kemudian terlibat percakapan yang cukup alot. Mereka sempat dipisahkan oleh sejumlah orang yang berada di lokasi.

Neno kemudian melanjutkan pembicaraannya. Menurut dia, Kabinda setempat sangat bersikap kasar.

"Dia paksa saya mau pulang naik pesawat, selamatin tas saya, selamatin tas saya, jangan sandera tas saya, itu dipaksa, itu Kabinda, kasar sekali dia, kasar sekali dia," tutur Neno.

Setelah itu, muncul suara perempuan di mobil yang menyarankan Neno untuk turun. Namun Neno memilih tetap bertahan.

"Kasihan ini bapak ini, kita turun saja, lebih enak turun," ujar perempuan tersebut.

"Nggak apa-apa dia mau kasar sama saya," jawab Neno.

"Kasihan teman ibu," timpal perempuan itu lagi.

"Nggak ada salah kok," balas Neno.

Kembali ke postingan Fadli Zon, dia juga mengunggah screenshoot percakapannya dengan Neno. Di chat tersebut, Neno mengadu soal perlakuan kasar yang diterimanya.

"Mereka lakukan kekerasan di mobil semua ditarik paksa keluar, Kabinda teriak bentak ancam," ujar Neno dalam salah satu pesannya kepada Fadli.


(knv/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed