DetikNews
Kamis 23 Agustus 2018, 07:23 WIB

Anies Bentuk Belasan Tim dari Bidang Pembangunan hingga Reklamasi

Mochamad Zhacky - detikNews
Anies Bentuk Belasan Tim dari Bidang Pembangunan hingga Reklamasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Selama 10 bulan menjabat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah membentuk belasan tim. Beberapa tim yang dibentuk dan menjadi sorotan salah satunya Tim Gubernur untuk Percepatan pembangunan (TGUPP).

Tim yang dibentuk Anies tentu memiliki tugas, fungsi, dan anggaran yang berbeda. TGUPP, misalnya. Dalam TGUPP, ada lima bidang yang berbeda. Untuk mengoperasikan tim tersebut, dibutuhkan biaya sebesar Rp 28 miliar.

"(TGUPP) itu sah adanya dan apa pun yang dibentuk dengan surat keputusan gubernur itu bagian dari hal yang harus dianggarkan oleh APBD. Jadi kami apresiasi bahwa Kemendagri akhirnya memberikan bukan hanya izin, tapi menyetujui bahwa ini ada dan dibiayai dengan APBD," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2017).


Kemudian, tim bentukan Anies yang sempat juga menjadi sorotan adalah Badan Koordinasi dan Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Karena pembentukan tim tersebut, komitmen Anies menghentikan reklamasi dipertanyakan.

"Komitmen kita jelas bahwa janji kita adalah menghentikan reklamasi dan itu ada 17 pulau yang direncanakan dibangun. Empat pulau sudah dibangun, 13 belum. Dan yang belum tidak akan kita teruskan, dalam RPJMD terlihat. Kita itu kalau bekerja menggunakan rencana dan tidak dimasukkan dalam rencana untuk reklamasi. Jadi, kita tidak teruskan," terang Anies menepis anggapan proyek reklamasi dilanjutkan, di area CNI, Puri Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (14/6/2018).

Belum lama ini tim bentukan eks Mendikbud itu juga menjadi perbincangan. Tim yang dimaksud adalah Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan atau Acara di Kawasan Monumen Nasional (Monas).


DPRD DKI menyoroti betul pembentukan tim pemanfaatan Monas lantaran nominal anggaran yang dibutuhkan. Anggaran pengoperasian tim tersebut sebesar Rp 461 juta, yang diajukan untuk masuk APBD Perubahan Pemprov DKI 2018.

"Ya pemborosan, mending dibuat yang lain. Artinya, ada UPT Monas tapi nggak ada aturannya. Nggak usah jadi gemuklah, simpellah," ujar Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).


Selain tiga tim di atas, ada 11 tim lagi yang dibentuk Anies. Belasan tim yang dimaksud adalah Tim Percepatan Kegiatan Strategis Daerah; Tim Perumusan Subsidi Perkeretaapian; Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum; Tim Pelaksanaan OK Otrip; Tim Revitalisasi Taman Ismail Marzuki; dan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.

Lalu, Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2018; Tim Kerja Percepatan Pengembangan Kawasan Kepulauan Seribu; Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah; Pusat Informasi, Promosi, dan Kerja Sama Investasi; serta Badan Promosi Pariwisata Daerah.



Tonton juga video 'Anies: Idul Adha adalah Tentang Ketaatan dan Kesalehan Sosial'

[Gambas:Video 20detik]


(zak/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed