DetikNews
Rabu 22 Agustus 2018, 10:20 WIB

Khatib Salat Idul Adha Mabes Polri: Bela Negara Adalah Jihad

Tsarina Maharani - detikNews
Khatib Salat Idul Adha Mabes Polri: Bela Negara Adalah Jihad Foto: Suasana salat Idul Adha di masjid Mabes Polri (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Hamka Hasan menjadi khatib salat Idul Adha di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, pagi ini. Usai menceritakan sejarah di balik Hari Raya Idul Adha, Hamka kemudian menuturkan kisah soal pengorbanan para pahlawan terdahulu demi tegaknya RI.

Mulanya, Hamka mengatakan orang yang gugur dalam perjuangan di jalan Allah SWT diberikan predikat mati syahid dan mendapatkan pengampunan sempurna. Ia kemudian mencotohkan para pahlawan terdahulu yang telah berjuang meraih kemerdekaan Indonesia.

"Predikat inilah yang diberikan Allah SWT atas keikhlasan mereka berjuang membela negara dan masyarakat meski nyawa taruhannya," kata Hamka di Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (22/8/2018).


Ia mengatakan perjuangan membela negara merupakan salah satu bentuk jihad. Hamka kemudian merujuk pada salah satu sabda Rasullah Muhammad SAW.

"Pejuang yang membela negara adalah salah satu perjuangan yang di dalam istilah agama adalah jihad," tuturnya.

Hamka melanjutkan khotbahnya dengan mengungkit peringatan HUT ke-73 RI yang baru saja dirayakan pada Jumat (17/8). Dia menyebut perayaan Idul Adha kali ini terasa spesial karena berdekatan dengan peringatan kemerdekaan.

"Idul Adha hari ini terasa istimewa karena baru saja kita meryakan hari kemerdekaan RI ke-73. Ini semua kita capai bukan hadiah dari penjajah, tapi melalui jihad dan perjuangan pahlawan kita yang tak kenal lelah sampai titik darah penghabisan," tutur Hamka.


Di akhir ceramahnya, Hamka mengingatkan tiga tugas utama manusia di muka bumi. Tiga tugas itu ialah beribadah, memimpin, dan memakmurkan dunia.

Menurut dia, tiga tugas itu merupakan amanat suci yang harus dilaksanakan masyarakat Indonesia.

"Kita sebagai individu dan sebagai masyarakat Indonesia mengemban tiga amanat besar tersebut," ucapnya.

"Kita hidupkan negara kita sebagai negara sejahtera dan penuh ampunan Tuhan. Setelah 73 tahun merdeka, semoga kita dapat dengan tenang melaksanakan amanat Allah SWT. Dan kita berdoa semoga para pahlawan yang telah gugur mendapatkan syahid fisabilillah karena keikhlasan mereka," imbuh Hamka.

Hadir dalam Salat Idul Adha ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian berserta istri, Tri Suswati. Hadir pula Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto.
(tsa/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed