detikNews
Senin 20 Agustus 2018, 08:11 WIB

KLHK Bantah Udara Jakarta Buruk saat Asian Games

Audrey Santoso - detikNews
KLHK Bantah Udara Jakarta Buruk saat Asian Games Foto: Udara Jakarta (Dikhy Sasra)
Jakarta - Media Al Jazeera menulis artikel berita yang menggambarkan kualitas udara di Jakarta sebagai tempat pelaksanaan Asian Games 2018, buruk. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membantah informasi yang diberitakan.

"Enggak buruk. Kemarin sore pukul 15.30 WIB, laporan untuk kualitas udara di Jakarta PM 2,5-nya di GBK (Gelora Bung Karno) 23, di Kemayoran 19 dan di Palembang 12. Jadi bagus," jelas Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Karliansyah kepada detikcom, Senin (20/8/2018).


PM 2,5 berdasarkan penjelasan di situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), adalah Partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer).

"Kalau yang buruk di atas 25 menurut WHO. Kalau menggunakan Baku Mutu Indonesia di angka 65," jelas Karliansyah.


Karliansyah mengatakan pihaknya melakukan monitorong dengan metode real time. Hasil monitoring itu disampaikan setiap pukul 09.00 dan 15.00 WIB.

Sebelumnya, pemberitaan media Al Jazeera berjudul 'Air pollution welcomes athletes in Jakarta for Asian Games' yang dimuat pada Jumat (17/8) kemarin. Dalam laporan itu disebutkan tingkat polusi udara di Jakarta telah meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.


Pemberitaan senada juga dikeluarkan BBC Indonesia yang menyebut Jelang Asian Games 2018, Jakarta jadi kota berpolusi udara 'paling parah' di dunia.



Tonton juga video: 'Media Asing Soroti Buruknya Kualitas Udara di Jakarta'

[Gambas:Video 20detik]


(aud/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed