DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 23:11 WIB

PD Tolak Minta Maaf soal Tudingan Mahar Rp 500 M ke PAN-PKS

Andhika Prasetia - detikNews
PD Tolak Minta Maaf soal Tudingan Mahar Rp 500 M ke PAN-PKS Ilustrasi (Lutfhy Syahban/detikcom)
Jakarta - PAN menuntut Partai Demokrat (PD) meminta maaf soal tudingan mahar yang diberikan Sandiaga Uno sebesar Rp 500 miliar ke PAN dan PKS untuk posisi cawapres Prabowo Subianto. PD menolak meminta maaf.

"Saya kira bukan Demokrat yang harus menginisiasi permintaan maaf. Karena soal mahar kepada PAN dan PKS, itu asal-muasalnya bukan dari Partai Demokrat," ujar Wasekjen PD Andi Arief melalui pesan singkat, Jumat (10/8/2018).

Menurut Andi, informasi adanya mahar Rp 500 miliar berdasarkan keterangan dari tim kecil Gerindra. Tim kecil dari PD juga meminta penjelasan kepada Gerindra soal alasan nama Sandiaga tiba-tiba muncul sebagai opsi cawapres Prabowo. Menurutnya, Gerindra dan Sandiaga harus menjelaskan secara langsung kepada koalisi soal ada-tidaknya mahar tersebut.


"Bukan Partai Demokrat atau saya yang harus meminta maaf kepada PAN dan PKS. Justru sebelum koalisi Gerindra, Demokrat, dan PAN ini akan berjalan memenangkan Prabowo-Sandi, maka persoalan soal mahar ini semua anggota koalisi harus mendapat penjelasan dari Gerindra dan Sandi Uno sendiri, benar atau tidak itu harus ada penjelasan," paparnya.


Sebelumnya, PAN menyambut baik bergabungnya PD ke koalisi Prabowo-Sandiaga. Namun PAN menuntut PD meminta maaf.

"Pernyataan ini tentu harus dicabut dan yang menyampaikannya diminta meminta maaf. Ini penting untuk membuat semua merasa lega dan rela atas keputusan yang ada ini," ujar Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada detikcom.



Tonton juga video: 'Sandi Bayar PKS-PAN Rp 500 M untuk Jadi Cawapres, Zulhas: Hoax!'

[Gambas:Video 20detik]


(dkp/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed