DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 18:19 WIB

Laporan Dari Mekah

Cara Hindari Antrean Berjubel di Masjidil Haram

Fajar Pratama - detikNews
Cara Hindari Antrean Berjubel di Masjidil Haram Foto: Jemaah haji di Masjidil Haram (Fajar Pratama-detikcom)
Mekah - Sepuluh hari jelang wukuf Arafah, Mekah semakin dipadati jemaah haji. Masjidil Haram pun berjubel jemaah. Jemaah diingatkan agar menerapkan strategi menghindari desak-desakan di masjid suci tersebut.

Antrean berjubel itu terjadi di waktu sebelum dan sesudah salat. Gelombang jemaah berduyun-duyun masuk dan keluar dalam kondisi berdesak-desakan.



Pengendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sri Ilham Lubis mengingatkan agar jemaah bisa datang lebih awal sebelum salat. Di kurun waktu dua jam sebelum salat dimulai, antrean masuk ke Masjidil Haram relatif lebih longgar.

"Jadi datangnya lebih awal. Setelah salat juga jangan langsung keluar. Itu pasti berdesak-desakan," ujar Sri di kantor Daker Mekah, Syisyah, Jumat (10/8/2018).

Sri yang juga menjabat sebagai direktur layanan haji luar negeri Kemenag ini menyarankan jemaah untuk mengisi waktu setelah salat dengan berzikir. Kesempatan untuk salat dan berzikir di Masjidil Haram merupakan kesempatan yang langka.

"Di dalam masjid banyak-banyak berzikir dan mengingat Allah. Setelah berzikir dan kira-kira sudah tak begitu padat, baru keluar masjid," ujar Sri.



Bisa Bawa Bekal


Namun jemaah juga diingatkan, selagi berlama-lama di Masjidil Haram juga tetap memperhatikan kondisi tubuh. Apabila jemaah telat makan, ditambah diterpa panas di Arab Saudi yang mencapai 44 derajat celcius, jemaah bisa langsung drop.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Nirwan Satria mengimbau agar jemaah membawa bekal. Bekal makanan ini bisa dikonsumsi sesaat setelah berada di luar masjid.

Dengan begitu, jemaah setidaknya memiliki energi yang cukup untuk menempuh perjalanan ke terminal bus yang menghubungkan ke pemondokan.

"Makanya saya imbau, bisa bawa bekal. Ke belakang makan. Kalau nggak bisa makan ini, ya kurma," tutur Nirwan.


Simak Juga 'Suasana Masjidil Haram Sebelum Jemaah Haji Datang':

[Gambas:Video 20detik]


(fjp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed