DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 15:23 WIB

Laporan Dari Mekah

Arafah Bersiap Menyambut Jemaah Haji

Fajar Pratama - detikNews
Arafah Bersiap Menyambut Jemaah Haji Tenda-tenda untuk jemaah haji di Arafah (Foto: Fajar Pratama/detikcom)
Mekah - Sepuluh hari lagi jemaah haji akan menunaikan puncak ibadah haji. Arafah tengah bersiap untuk menyambut jemaah haji dari berbagai penjuru dunia.

Arafah dan Mekah berjarak sekitar 10 km, jika menghitung titik terdekat antara dua wilayah tersebut. Dia merupakan padang terbuka yang berada di timur laut Mekah.

Sebanyak 221 ribu jemaah haji Indonesia yang terdiri dari 204 haji reguler dan sisanya haji khusus, akan menempati 70 maktab. Setiap maktab akan diurus satu perusahaan penyedia jasa.

Pengendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sri Ilham Lubis mengecek kesiapan di ArafahPengendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sri Ilham Lubis mengecek kesiapan di Arafah (Foto: Fajar Pratama/detikcom)


detikcom yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) berkesempatan mengecek persiapan tenda jemaah haji Indonesia di Arafah bersama pengendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sri Ilham Lubis, Kamis (9/8/2018).

Tenda-tenda semi permanen jemaah haji sudah berdiri. Fasilitas kipas angin tampak belum dimasukkan ke dalam tenda.

Namun ada satu tenda yang khusus menyimpan puluhan kipas angin. Fasilitas pendingin itu tinggal disebar ke tenda-tenda jemaah.

Mist fan siap dibagikan ke tenda-tendaMist fan siap dibagikan ke tenda-tenda (Foto: Fajar Pratama/detikcom)


Karena jenisnya semi permanen, tenda-tenda jemaah haji terlihat cukup kokoh. Tiangnya menancap mantap dan penutup tenda juga terpasang kuat. Tak mudah goyah.

Di era modern ini, Arafah tak lagi berupa padang lepas. Kerajaan Arab Saudi menanam pohon-pohon dalam jarak yang teratur untuk mengurangi efek panas di Arafah. Sebagian besar pohon yang ditanam di padang ini adalah pohon Soekarno.

Tenda jemaah haji Indonesia sepenuhnya diurusi maktab yang ditunjuk oleh PPIH. Sedangkan tenda PPIH atau tenda misi haji Indonesia, diurusi secara mandiri.


"Di setiap maktab disediakan 125 mist fan dan ada satu genset untuk dua maktab," ujar Sri di lokasi.

Arafah disiapkan untuk menyambut masa puncak ibadah hajiArafah disiapkan untuk menyambut masa puncak ibadah haji (Foto: Fajar Pratama/detikcom)
Sri yang sehari-harinya menjabat sebagai direktur layanan haji luar negeri Kemenag ini mengatakan di Arafah juga ada vendor khusus yang mengurusi kebersihan tenda dan toilet. Ada pembersihan tiga kali dalam sehari.

"Tadi saya baru saja diinformasikan di sini, ada hal yang baru dibanding tahun sebelumnya yakni muasasah akan menyediakan tisu dan sabun. Ini bagus ya ada peningkatan pelayanan," ujar Sri.


Jemaah haji akan mulai bergerak ke Arafah pada 8 Zulhijah dan melaksanakan wukuf pada tanggal 9. Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri berada di luar tenda saat di Arafah. Suhu pada puncak haji diprediksi bisa mencapai 53 derajat celcius.
(fjp/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed