DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 11:18 WIB

Dor! Dua Bandar 17 Kg Sabu Tewas Ditembak

Raja Adil - detikNews
Dor! Dua Bandar 17 Kg Sabu Tewas Ditembak
Palembang - BNN Sumatera Selatan menangkap bandar 17 Kg sabu lintas Sumatera di Palembang. Ada lima orang ditangkap, dua di antaranya ditembak mati.

"Sabu 17 Kg ini dibawa oleh dua bandar dari Sumut berisinial ER dan SU. Setiba di Pekanbaru dia kembali mengajak SY warga Riau dan merental mobil Avanza," kata Kepala BNNP Sumatera Selatan, Brigjen Pol John Turman Panjaitan di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (10/8/2018).

Sabu 17 Kg dikemas dalam 17 paket teh. Sabu dibawa dari Kota Medan, Sumatera Utara menggunakan jalur darat. Bersama kedua rekannya, ER berangkat menuju Kota Palembang dan meningap di Hotel Sriwijaya, Puncak Sekuning, Ilir Barat I. Ketiga bandar rencananya akan mengedarkan barang haram itu dengan bantuan dua orang warga Pali, GI dan IL.

"Di Palembang, sabu yang dibawa ketiga bandar ini langsung dijemput oleh warga Sumatera Selatan, GI dan IL. Rencananya mau diedarkan di sini dan akhirnya kami berhasil menangkap kelima bandar, Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB," katanya.


"Dari hasil pengembangan, tersangka GI ini ternyata diperintahkan oleh seorang narapidana di salah satu lapas. Di mana GI adalah adik kandungnya, tapi saat ini akan dikembangkan GI dan ER berusaha kabur dan anggota langsung menindak tegas (tembak mati)," kata Turman.

Saat ini, kata Turman, pihaknya sedang mengembangkan keterlibatan napi yang telah mengendalikan sabu dari tahanan tersebut. BNNP menilai jaringan bandar masih terhubung meskipun napi kasus serupa telah berada di dalam tahanan.

"Saya sebanarnya sangat kecewa sekali, bagaimana mungkin napi kasus narkoba yang sudah ada di dalam sel masih bisa mengendalikan peredaran narkoba. Nah ini tentu akan kami koordinasikan lagi dengan pihak lapas," katanya.

"Atas penangkapan 17 Kg sabu ini, kita berarti sudah berhasil menyelamatkan sekitar 102.000 jiwa. Bayangkan kalau sabu beredar, pasti ratusan ribu jiwa warga Sumatera Selatan terancam," tutupnya.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed