detikNews
Rabu 08 Agustus 2018, 14:04 WIB

Wali Kota Jaksel Akui Sulit Awasi Praktik Ilegal di Kalibata City

Yuni Ayu Amida - detikNews
Wali Kota Jaksel Akui Sulit Awasi Praktik Ilegal di Kalibata City Wali Kota Jaksel Marullah Matali/Foto: Yuni Ayu-detikcom
Jakarta - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali merasa prihatin dengan adanya praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City. Pemkot Jaksel akan melakukan pembinaan untuk membersihkan praktik tersebut.

"Jadi kalau kita sih, Pemerintah Provinsi DkI Jakarta tentu miris juga dengan dijadikannya tempat tertentu, tapi kita akan melakukan langkah-langkah pembinaan," jelas Marullah saat dihubungi wartawan, Rabu (8/8/2018).

Pemkot Jaksel akan mengerahkan Dinas Sosial hingga Satpol PP untuk mengawasi kegiatan di apartemen-apartemen ini. Ia mengaku hal ini sulit dilakukan, mengingat apartemen merupakan hunian privat.

"Kayak misalnya saya sudah memerintah kepada teman-teman saya di lingkup sosial, Satpol PP dan semuanya seperti itu. Tapi ini kan susah. Mudah-mudahan kita akan dapatkan hasil yang baik," ungkapnya.

Meski sedikit kesulitan, namun pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola agar hal serupa tidak terulang.

"Itu bukan lingkup RT dan RW juga, jadi lingkupnya privat. Ini yang kami minta agar teman di lapangan berkoordinasi dengan pengelola sebaiknya supaya tidak terjadi hal seperti itu, prostitusi yang seolah terkoodinir dengan baik," lanjutnya.

Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City. Tiga tersangka muncikari ini mempekerjakan 32 PSK yang 5 di antaranya masih ABG.




Tonton juga 'Polisi Ringkus Penyedia Jasa Seks BSDM di Kalibata City':

[Gambas:Video 20detik]



Wali Kota Jaksel Akui Sulit Awasi Praktik Ilegal di Kalibata City

(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com