detikNews
Selasa 24 Juli 2018, 15:12 WIB

Pimpinan JAD Sebut Kumpulan Infak Anggota Diserahkan ke Suriah

Zunita Amalia Putri - detikNews
Pimpinan JAD Sebut Kumpulan Infak Anggota Diserahkan ke Suriah Suasana sidang JAD. (Zunita AP/detikcom)
FOKUS BERITA: JAD Dibubarkan
Jakarta - Pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Zainal Anshori membenarkan adanya aliran dana dari infak masjid yang diperoleh dari amir pusat daerah JAD. Zainal menyebut, dari uang tersebut, ada yang diserahkan ke Suriah.

Hal ini disampaikan Zainal dalam persidangan saat pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (24/7/2018). Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Zainal yang diterima jaksa, ia menyebut mendapat dana Rp 27 juta untuk diserahkan ke Suriah.



"Ketika Saudara ditetapkan jadi pimpinan pusat, apa pernah mengumpulkan sejumlah uang dari organisasi JAD? Karena di BAP ada Rp 27 juta itu uang apa?" tanya jaksa kepada Zainal.

"Uang untuk kita serahkan ke Suriah," kata Zainal.

"Berasal dari mana?" tanya jaksa lagi.

"Ustaz Rois," ungkapnya.



Zainal pun mengungkapkan uang Rp 27 juta itu diperintahkan Rois digunakan untuk membeli pakaian dan kendaraan serta memberangkatkan dua orang ke Filipina guna mengambil senjata.

"Rois berikan perintah uang ini untuk digunakan untuk beli kendaraan, pakaian, berangkat ke Sangir dan berangkat ke Filipina dan dia menyuruh untuk mencari dua orang," tutur dia.

Lebih lanjut, jaksa pun mempertanyakan asal dana yang diperoleh JAD pusat. Dia pun menjawab dana tersebut berasal dari infak anggota yang ikut dalam kajian-kajian JAD. Dana tersebut dikumpulkan oleh bendahara.

"Dana dari infak, jumlahnya masih belum maksimal," ucapnya.
(bag/bag)
FOKUS BERITA: JAD Dibubarkan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com