DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 06:15 WIB

Raih 0,2% di Survei, PSI: Kami Belum Kerja Naikkan Popularitas

Andhika Prasetia - detikNews
Raih 0,2% di Survei, PSI: Kami Belum Kerja Naikkan Popularitas PSI saat mendaftarkan bakal caleg ke KPU. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak mempermasalahkan meraih elektabilitas 0,2% dalam survei LIPI. Sebab, PSI mengakui belum bergerak untuk menaikkan popularitas partai.

"Jadi nggak heran kalau kami memang di survei sekarang memang belum kerja meningkatkan popularitas. Setelah ini kami akan fokus ke sana dan lihat lagi bagaimana hasilnya nanti," ujar Ketum PSI Grace Natalie kepada detikcom, Kamis (19/7/2018).

PSI punya alasan belum bergerak menaikkan popularitas partai. Pasalnya mereka sebelumnya masih fokus menguatkan infrastruktur partai untuk lolos verifikasi Pemilu 2019.


"Cuma kalau buat kami kemarin itu kita fokus resmi dinyatakan peserta Pemilu kami membuat infrastruktur partai supaya bisa lolos verifikasi dan itu syaratnya maha berat yang ketika itu dikenakan ke partai lama pun mereka nggak sanggup," terang Grace.


Selain itu, faktor keterbatasan SDM partai menjadi alasan berikutnya. Terlebih PSI sempat fokus untuk menjaring legislator.


"Jadi kami fokus kemarin di situ, kami sumber daya terbatas, kami nggak punya media kayak Hary Tanoe di Perindo misalnya, jadi kami fokus membangun infrastruktur. Kemudian fokus juga merekrut legislator. Jadi memang belum allout, belum fokus meningkatkan awareness atau popularitas atau keterkenalan," paparnya.

Elektabilitas parpol ini didasari hasil survei LIPI. Survei digelar pada 19 April-5 Mei 2018 dengan melibatkan 2.100 responden. Margin of error (MoE) survei sebesar +/- 2,14 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut ini elektabilitas parpol berdasarkan survei LIPI:

1. PDI Perjuangan 24,1 persen
2. Golkar 10,2 persen
3. Partai Gerindra 9,1 persen
4. PKB 6 persen
5. PPP 4,9 persen
6. Partai Demokrat 4,4 persen
7. PKS 3,7 persen
8. Perindo 2,6 persen
9. PAN 2,3 persen
10. NasDem 2,1 persen
11. Hanura 1,2 persen
12. PBB 0,7 persen
13. Partai Garuda 0,2 persen
14. PSI 0,2 persen
15. Partai Berkarya 0,2 persen

Tidak menjawab 26,1 persen
Tidak memilih (golput) 2 persen
(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed