DetikNews
Kamis 19 Juli 2018, 01:48 WIB

Bupati Labuhanbatu Tersangka Suap Pernah Ikut Kegiatan Pencegahan KPK

Haris Fadhil - detikNews
Bupati Labuhanbatu Tersangka Suap Pernah Ikut Kegiatan Pencegahan KPK Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap tersangka kasus suap ditahan KPK. (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta -

KPK menetapkan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap sebagai tersangka suap. Pangonal ternyata pernah ikut kegiatan pencegahan pada 2017.

"Ini bupati yang ini pun 2017 ketemu kita. Jadi orang-orang yang ngambil itu sudah pernah ketemu di dalam pencegahan dengan KPK," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018).


Tonton juga video: 'Ditahan KPK, Bupati Bener Meriah Janji Bersikap Kooperatif'

[Gambas:Video 20detik]



Saut mengaku heran dengan masih adanya kepala daerah yang terlibat tindak pidana korupsi. Menurutnya, tak mungkin KPK menjaga semua pejabat selama 24 jam.

"Apa yang bisa kita simpulkan? Kayaknya kita mesti jaga mereka 24 jam, tapi kan nggak bisa," tuturnya.

KPK menetapkan Bupati Pangonal sebagai tersangka suap. Selain Pangonal, KPK menetapkan orang kepercayaannya, Umar Ritonga, dan pengusaha Effendy Sahputra.

Effendy disebut mengeluarkan cek senilai Rp 576 juta yang dicairkan di BPD Sumut oleh orang kepercayaannya berinisial AT. Duit pencairan cek ini kemudian dititipkan kepada petugas bank, lalu diambil Umar.

Sekitar pukul 18.15 WIB, Umar datang ke bank mengambil uang Rp 500 juta dalam tas keresek yang dititipkan kepada petugas BPD Sumut. Tapi Umar kabur saat akan ditangkap. Kini Umar jadi buron setelah kabur saat operasi tangkap tangan (OTT).


Bupati Labuhanbatu Tersangka Suap Pernah Ikut Kegiatan Pencegahan KPK

(haf/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed