DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 19:36 WIB

Jokowi Ingin Ada Superstar Baru Indonesia Selain Zohri

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Ingin Ada Superstar Baru Indonesia Selain Zohri Presiden Jokowi menerima kedatangan sprinter muda Indonesia Lalu Muhammad Zohri di Istana Bogor. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap banyak atlet yang berprestasi di ajang Asian Games 2019. Dia ingin ada superstar baru seperti atlet lari juara dunia 100 meter U-20 Lalu Muhammad Zohri muncul di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Kita ingin muncul superstar-superstar seperti Zohri. Nanti muncul superstar lain lagi yang kira-kira dapat emas 4, satu orang dapat 3. Itu yang kita harapkan muncul superstar yang membangkitkan, memberikan inspirasi kolektif, kepada bangsa ini bahwa kita ini bangsa besar. Saya rasa semangatnya ke sana," kata Jokowi setelah bertemu dengan Zohri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/7/2018).


Untuk menunjang pencapaian prestasi itu, Jokowi mengatakan pemerintah akan mempersiapkan sebuah badan yang bertujuan untuk mengatur bakat-bakat muda Indonesia. Dengan adanya badan tersebut, akan ada database terkait dengan talenta generasi muda Indonesia yang siap untuk dikembangkan.

"Ini sedang disiapkan. Jadi mulai kecil akan dilihat talenta-talenta yang kemudian ke depan akan dimiliki peluang di bidang masing-masing, bisa di bidang olahraga, di bidang teknik, bidang matematika, bidang kepemimpinan, semuanya. Ini akan mulai," katanya.


Dengan begitu, lanjutnya, talenta-talenta muda akan betul-betul diawasi sejak dini. "Sehingga urusan suntikan gizi, nutrisi, dan lain-lain bisa mulai dibangun sejak awal," imbuhnya.

Jokowi menambahkan, badan tersebut akan berada di bawah naungan Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Saat ini rencana pembentukan badan tersebut tengah digodok.

"Ini baru diproses. Ini yang digodok KSP," katanya.

Sementara itu, terkait dengan banyaknya anak muda Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di pentas dunia belakangan ini, Jokowi memberikan apresiasi. Dia mengatakan pemuda berprestasi tersebut harus terus bisa berkembang dan meraih prestasi lainnya.

"Ya, saya kira di semua bidang, tidak hanya di bidang olahraga, bidang lainnya juga negara memberikan penghargaan. Oleh sebab itu, kalau ada badan itu tadi, misalnya setelah menang ini, apa yang akan dilakukan. Negara ataupun yang bersangkutan harus betul-betul sinkron menuju ke sebuah titik tujuan," katanya.

"Contoh seperti Zohri ini, setelah ini, memberikan dukungan penuh dalam rangka meraih prestasi ke depan," tambahnya.

Beberapa prestasi lain yang berhasil diukir anak muda Indonesia di pentas dunia belakangan ini di antaranya tim wushu Indonesia bertarung di Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Brasilia, Brasil. Dari sana, setidaknya Indonesia sudah meraih 10 medali. Selain itu, ada pelajar sekolah Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta, yang berhasil mendapat piala tertinggi Lucille Armstrong di Llangollen International Musical Eisteddfod 2018.

Llangollen International Musical Eisteddfod 2018 adalah festival budaya antarbangsa yang berlangsung di Wales, Inggris, pada 3-8 Juli 2018. Sekolah Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta, menampilkan tarian Kipah (Kipas) dari Aceh yang dibawakan oleh 15 penari putri Tim Misi Budaya Al-Izhar Pondok Labu.

Selain itu, ada juga pebalap Yamaha Indonesia, Galang Hendra Pratama, yang meraih podium pertama pada balapan WSSP300 di Sirkuit Brno, Republik Cek.
(jor/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed