DetikNews
Minggu 15 Juli 2018, 15:47 WIB

292 Buaya di Sorong Dibantai, Anak-anaknya Dijarah

Danu Damarjati - detikNews
292 Buaya di Sorong Dibantai, Anak-anaknya Dijarah Foto: Pembantaian buaya di Kabupaten Sorong (Dok Polda Papua Barat)
Sorong - Kurang lebih 400 warga yang membantai buaya-buaya di Sorong tidak hanya melakukan pembantaian dan perusakan. Mereka juga dilaporkan menjarah anak-anak buaya di penangkaran.

Massa membantai buaya karena seorang warga yang tewas dimakan buaya, atas nama Sugito, saat sedang mencari rumput di sekitar kolam buaya, pada Jumat (13/7/2018) kemarin. Pembantaian buaya itu terjadi di Jalan Bandara, Kelurahan Klamalu, Distrik Mariat, pada Sabtu (14/7/2018) pukul 10.30 WIB kemarin, usai pemakaman warga yang dimangsa buaya itu.

"Pada saat olah TKP, terdapat 292 ekor buaya mati dibunuh massa, yaitu sepasang indukan dan 290 ekor berukuran 8 sampai dengan 12. Pada saat pembantaian buaya, sebagian besar masyarakat melakukan penjarahan anakan buaya berukuran di bawah 4," ujar Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Basar Manulang, Minggu (15/7/2018).

Poin di atas merupakan salah satu hal yang dilaporkan Basar kepada Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK Wiratno dan jajaran eselon di bawahnya.


Ini video saat warga Sorong bantai buaya

[Gambas:Video 20detik]




Bagaimana nasib para anakan buaya ini sampai saat ini belum diketahui. Tim BBKSDA masih berkoordinasi dengan polisi untuk penanganan lebih lanjut.

"Untuk penyelesaian kasus ini, kami tetap berkoordinas intensif dgn Pemda Kabupaten Sorong, pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya," ujar Basar.
292 Buaya di Sorong Dibantai, Anak-anaknya Dijarah

(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed