DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 19:51 WIB

Moeldoko Dukung Aliansi Media Siber Perangi Hoax

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Moeldoko Dukung Aliansi Media Siber Perangi Hoax Moeldoko diskusi bersama AMSI. Foto: dok. KSP
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melakukan pertemuan dengan Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI). Pada pertemuan tersebut, Moeldoko menjelaskan pentingnya pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).

"Pembangunan infrastruktur ditujukan untuk membantu daerah pinggiran, agar tidak lagi mendapatkan barang dengan harga mahal," kata Moeldoko dalam pertemuan tersebut seperti dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (12/7/2018).



Pertemuan itu berlangsung kemarin, Rabu (11/7) di Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat. Moeldoko lalu menyatakan, pembangunan infrastruktur juga membuat masyarakat merasakan kehadiran negara.

"Dengan dampak positif dari pembangunan infrastruktur, mereka merasa sebagai bagian dari Indonesia," imbuh Moeldoko.

Setelah menjabarkan soal pembangunan infrastruktur, Moeldoko membahas soal pembangunan SDM. Pemerintah akan segera fokus pada kebijakan-kebijakan pembangunan SDM, kata Moeldoko.

Moeldoko berfoto bersama AMSI. Moeldoko berfoto bersama AMSI. Foto: dok. KSP


"Pembangunan SDM sangat penting untuk mewujudkan manusia unggul di percaturan global yang sangat kompetitif ini," kata Moeldoko.

Kebijakan pembangunan SDM akan dimulai pada 2019. Selain itu, dia juga berpesan agar media turut menggaungkan Asian Games XVIII yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.



Mantan Panglima TNI itu juga menjelaskan, KSP bertugas salah satunya untuk mengelola isu-isu strategis. Namun KSP tak mengelola isu yang berkaitan dengan politik praktis.

"KSP tidak mengelola politik praktis," tegas Moeldoko.

KSP dan AMSI kemudian sepakat untuk memerangi hoax. AMSI juga sudah membentuk cekfakta.com sebagai sarana mengklarifikasi berita bagi masyarakat.

"Hoax berujung memecah belah masyarakat. Akibatnya kepercayaan publik pada pemerintah berkurang," ujar Moeldoko.
(bag/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed