DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 12:37 WIB

Majukan Kalteng, Sugianto Sabran Terima Penghargaan dari Presiden

Moch Prima Fauzi - detikNews
Majukan Kalteng, Sugianto Sabran Terima Penghargaan dari Presiden Foto: Detikcom
Jakarta - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Satyalancana Pembangunan diberikan kepada kepala daerah yang dianggap telah memberikan kemajuan dalam hal pembangunan negara.

Penghargaan itu diberikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 56/TK/Tahun 2018 Tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan

"Kita mengucapkan, pertama, bersyukur dan terima kasih alhamdulillah kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan kepada rakyat Kalteng dan UMKM di Kalimantan Tengah," ujar Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Hari Koperasi Nasional ke-71, ICE-BSD, Tangerang. , Kamis (12/7/2018).



Dia mengatakan, meski anggaran yang dimiliki oleh daerahnya tergolong minim, namun ia berjanji akan semaksimal mungkin untuk melatih para pelaku UMKM, PKK, hingga perbankan agar bisa berkembang.

Melangkah tahun ketiga di pemerintahannya, Sugianto mengungkapkan bahwa pihaknya sejalan dengan Nawacita Jokowi. Dijelaskannya, meski APBD Kalteng sekitar Rp 4,4 triliun, ia berupaya menggenjot bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan yang ada di Kalteng.

"Biarpun APBD kami kecil Rp 4, 4 triliun dan ada kenaikan PAD sekitar Rp 500 miliar tapi belum maksimal, ini akan kami genjot terus. Di anggaran kami, angaran murni 2018, di bidang infrastruktur anggaran murni kami itu 40 persen, pendidikan menyentuh 27 persen, anggaran kesehatan sama tinggi juga," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga tengah menggenjot sektor pariwisata Kalteng agar bisa menarik warga luar pulau seperti Jakarta di Pulau Jawa, dan masyarakat Bali.

"Kami juga bangun destinasi wisata supaya orang Jakarta atau Bali tidak harus ke Bogor, Jawa Barat, ke depan bagaimana (wisata) ke Kalteng," kata Sugianto.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan koperasi harus mengikuti perubahan zaman yang sangat cepat. Untuk itu ia meminta agar insan koperasi Indonesia bisa memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial dan e-commerce untuk mengembangkan usahanya.

"Bagaimana perkembangan mulai dulu dengan semua anggota. Koperasi harus pinter pakai WhatsApp, semua anggota fasih memanfaatkan fitur yang ada di dalam aplikasi WA. Kemudian koperasi juga pasang laman di Instagram, Facebook, sekali kita ke media sosial kita harus ngerti juga mana posting-posting yang menarik, yang menyentuh dan mana yang menarik perhatian," tuturnya.



Dalam acara ini, Presiden RI menyerahkan dua jenis Tanda Kehormatan kepada sosok berprestasi. Selain Satyalancana Pembangunan, Presiden juga menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya (SLWK).

Satyalancana Pembangunan diberikan sebagai penghargaan untuk sosok berjasa bidang pengelolaan, pengembangan dan pembangunan, dan SLWK sebagai penghargaan kepada warga sipil yang sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan negara dalam suatu bidang tertentu.

Selain dihadiri oleh Presiden Jokowi, hadir pula dalam acara Menko Perekonomian Darmin Nasution, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid, sejumlah pejabat daerah, dan dan koperasi. Rangkaian acara Peringatan Hari Koperasi Nasional sendiri telah dimulai sejak 12 hingga 15 Juli 2018.
(mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed