DetikNews
Rabu 11 Juli 2018, 17:24 WIB

Saksi Ini Ngaku Diminta Bupati Rudy Uang Akomodasi Rakernas PDIP

Faiq Hidayat - detikNews
Saksi Ini Ngaku Diminta Bupati Rudy Uang Akomodasi Rakernas PDIP Eks anggota DPRD Maluku Utara Imran S Djumadil mengaku dimintai uang oleh Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudy Erawan. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Eks anggota DPRD Maluku Utara Imran S Djumadil mengaku dimintai uang oleh Bupati Halmahera Timur nonaktif Rudy Erawan. Uang tersebut digunakan untuk mengikuti kegiatan rakernas PDIP di Jakarta.

"Beliau dengan pengurus datang ke Jakarta. Menurut Amran, minta bantu akomodasi dan tiket pengurus. Coba telepon Abdul Khoir sama Alfred," ucap Imran dalam sidang terdakwa Rudy di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Imran menyebutkan uang yang diberikan kepada Rudy Rp 200 juta melalui keponakan Rudy, Mohammad Arnes Solilin. Penyerahan uang disaksikan eks Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary di kantin Kementerian PUPR.

"Saya sama Abdul Khoir, Rp 200 juta pada Arnes di Kantin PUPR," ujar Imran.



Amran, yang juga menjadi saksi sidang ini, membenarkan uang diserahkan kepada Rudy melalui Arnes. Uang itu untuk rakernas PDIP.

"Ya benar, waktu itu Arnes datang," tutur Amran.

Rudy diketahui merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku. Rudy didakwa menerima duit suap secara bertahap dari Amran. Duit suap senilai Rp 6,3 miliar itu diberikan karena Rudy telah menjembatani kepentingan Amran agar bisa dipilih sebagai Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara dengan cara kolusi dan nepotisme dengan pejabat Kementerian PUPR.
(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed