DetikNews
Kamis 05 Juli 2018, 13:14 WIB

6.500 Polisi Siap Amankan Aksi PA 212 Besok

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
6.500 Polisi Siap Amankan Aksi PA 212 Besok Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan terkait aksi yang akan digelar oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 di kantor Kemendagri dan Bareskrim Polri pada Jumat (6/7) besok. Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk mengamankan aksi tersebut.

"Dari kepolisian ada 6.500 personel kita turunkan gabungan, jadi kita akan amankan kegiatan ini agar masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Kegiatan penyampaian pendapat juga bisa dilaksanakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Aksi tersebut rencananya akan diikuti 5.000 orang. Titik kumpul massa dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.


"Jadi ada sasarannya ada Bareskrim, kemudian Kemendagri, berkaitan dengan penunjukan Pj Gubernur Jabar, salah satunya, kemudian titik kumpulnya ada di Masjid Istiqlal dan di Monas," ujarnya.

Argo mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Selain itu, Argo mengimbau warga tetap beraktivitas seperti biasa.

"Tentunya kita kan belum melihat ya, ya tentunya masyarakat silahkan beraktivitas seperti biasa ya, nanti ikuti petunjuk petugas di lapangan," ujarnya.

Sebelumnya, korlap aksi Fikri Bareno mengatakan aksi bertajuk 'Ummat Bersatu Tegakkan Keadilan' itu akan dihadiri ribuan warga. Dia juga menyebut kemungkinan warga dari daerah bakal datang ke Ibu Kota.


"Lima ribu plus-minus. Tapi kalau lebih, bisa saja lebihnya itu 100 ribu, tapi yang jelas kita laporan ke Polda 5 ribu, kita kan mengundang orang banyak, orang yang mau hadir kan belum tidak konfirmasi, jadi kan kita tahunya setelah di lapangan. Jadi yang hadir lima ribu. Atau yang hadir ternyata 200 ribu atau yang hadir 2 ribu bisa juga," ujar Fikri, Rabu (4/7) kemarin.

Adapun sejumlah tuntutan aksi adalah penolakan Pj Gubernur Kabar, pengusutan kasus e-KTP, penolakan SP3 kasus Sukmawati, pengusutan kasus Victor Laiskodat, penangkapan Ade Armando, dan penangkapan Cornelis. Selain itu, massa menuntut pembebasan Alfian Tanjung.

Aksi akan digelar di kantor Kementerian Dalam Negeri dan Bareskrim, Jakarta Pusat. Sebelum aksi digelar, massa akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal.


(knv/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed