detikNews
Selasa 03 Juli 2018, 12:11 WIB

Viral Penumpang Ojol Tewas Dijambret, Sandi: Tindak Tegas

Indra Komara - detikNews
Viral Penumpang Ojol Tewas Dijambret, Sandi: Tindak Tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Marlinda Oktavia/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyoroti tentang sejumlah peristiwa penjambretan yang terjadi di Ibu Kota. Salah satu yang terbaru yaitu seorang wanita yang dijambret ketika menumpang ojek online hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Sandi melihat peristiwa penjambretan yang tengah marak sebagai suatu fenomena. Menurut Sandi, fenomena seperti itu harus ditindaktegas.


"Saya lihat ini fenomena yang harus ditindaktegas," kata Sandi di Pusat Pelatihan Pengembangan Industri Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (3/7/2018).

Menurutnya, tingkat kriminalitas di Ibu Kota tahun ini lebih rendah dibanding tahun lalu, meski Sandi tidak menyebutkan secara spesifik. Sandi kemudian mengatakan bila fenomena jambret tersebut kemungkinan berkaitan dengan kondisi ekonomi sehingga menurutnya solusinya adalah dengan memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat.

"Jangan sampai fenomena jambret yang mungkin satu-dua ini ... karena dari segi tingkat kriminalitas, dibanding tahun lalu lebih rendah, karena ekonomi juga alhamdulillah menunjukkan kinerja yang baik, tingkat pengangguran, bisa di-share angkanya, turun di 5,34 persen. Jadi jambret dan lain-lain yang dipicu keadaan mungkin ekonomi, sosial masyarakat, harus ditindak secara tegas," ucap Sandi panjang lebar.


"Dan untuk masyarakat yang kekurangan dari segi ekonomi sudah kita berikan jalan melalui pelatihan, melalui OK OCE di kelurahan. Jadi sudah tidak ada lagi ruang untuk kegiatan yang mengancam kestabilan dan keamanan masyarakat," imbuh Sandi.

Selain itu, Sandi berbicara tentang fenomena jambret dengan pesta olahraga Asian Games yang segera digelar. Menurutnya, jambret harus ditindaktegas agar membuat tenang masyarakat se-Asia yang mengikuti kegiatan Asian Games itu.

"Makanya itu, jangan sampai kita lengah, ini masuk Asian Games sehingga tamu-tamu kita, kita pastikan tidak ada toleransi untuk kegiatan tersebut. Harus ditindaktegas," kata Sandi.


Sejumlah peristiwa penjambretan terjadi di Ibu Kota dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan rombongan Sandi menjadi korban ketika suster yang merawat anak bungsu Sandi, Sulaiman, raib. Saat itu Sandi dan rombongan keluarganya mengunjungi Jakarta Fair di PRJ pada Minggu, 17 Juni 2018.

Lalu pada Minggu, 24 Juni lalu, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarief Burhanuddin, menjadi korban penjambretan. Polisi berhasil menangkap dua pelaku bernama Frangki dan Agustina, tapi Frangki ditembak mati karena berusaha melawan petugas. Dari pengungkapan kasus ini, polisi juga berhasil membongkar sindikat besar penjambret yang diduga bermarkas di Teluk Gong, Jakarta Utara.

Sedangkan peristiwa penjambretan teranyar yaitu seorang penumpang ojek online bernama Warsilah (37). Dia menjadi sasaran penjambret di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Minggu (1/7). Akibat kejadian itu, Warsilah terjatuh dari motor dan meninggal dunia.
(idn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com