DetikNews
Jumat 22 Juni 2018, 14:35 WIB

Iriawan Sempat Batal Lalu Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto

Dwi Andayani - detikNews
Iriawan Sempat Batal Lalu Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto Menko Polhukam Wiranto/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Penunjukan M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat kembali memunculkan pro kontra. Iriawan dulu sempat dibatalkan usulan menjadi Pj gubernur, namun kini dilantik hingga pemerintah dikritik tidak konsisten.

Soal 'maju-mundur' Iriawan, Menko Polhukam Wiranto menjelaskan pembatalan Iriawan jadi Pj gubernur pada bulan Februari 2018 dikarenakan posisinya aktif di struktur kepolisian sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri. Namun Iriawan kemudian dipindahtugaskan ke Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)

"Walaupun masih aktif sudah tidak lagi menjabat di struktur kepolisian itu nggak ada masalah," kata Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).




Wiranto menegaskan penunjukkan Iriawan sebagai Pj gubernur Jabar sudah sesuai aturan. Dia menepis dugaan penunjukkan Iriawan untuk suksesi satu pasangan calon di Pilgub Jabar.

"Misal kalau ada kecurigaan dipasang di sana untuk memenangkan calon polisi, saya kira bukan ," kata Wiranto.




Iriawan menurut Wiranto bertugas untuk memastikan roda pemerintahan Jabar tetap berjalan termasuk pelaksanaan Pemilu yang aman.

"Niat baik kita, pemerintah, tidak ada rekayasa terselubung. Tidak ada satu niat di balik (penunjukkan) itu," sambungnya.


Saksikan juga video 'Jadi Pj Gubernur Jabar, Iriawan Pulang Kampung':

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed