DetikNews
Rabu 20 Juni 2018, 05:00 WIB

Habiburokhman Jawab Menhub: Dia Nggak Ngerti Merak

Haris Fadhil - detikNews
Habiburokhman Jawab Menhub: Dia Nggak Ngerti Merak Habiburokhman (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak mengerti kondisi Pelabuhan Merak. Alasannya, tak ada hubungan antara tiket online dengan kemacetan di Merak.

"Khusus Macet Merak 13 Juni 2018, jika menyimak penjelasan Yang Mulia Menhub, saya jadi khawatir bahwa Yang Mulia Menhub bisa ditertawakan mudiker yang ada disana saat itu karena bisa jadi tidak mendapat masukan informasi yang tepat dari bawahannya. Macet disana tidak ada urusan dengan tiket online atau tidak," kata Habiburokhman kepada detikcom, Selasa (19/6/2018).

"Justru itu ketidaktahuan menteri, mempersoalkan tiket online atau tidak. Mempersoalkan kapal terlambat atau. Itu berarti orang tidak mengerti Merak begitu," sambungnya.


Dia menjelaskan kemacetan yang terjadi di Merak saat itu dimulai selepas keluar pintu Tol Merak. Habiburokhman membandingkan kemacetan dengan tahun lalu yang menurutnya terjadi saat masuk ke dalam Pelabuhan Merak.

"Kan dari Merak itu, pintu tol terakhir, itu kan nggak nyampe pelabuhan. Masih ada 9 km. Kalau pernah ke Merak yang ada lewat fly over itu segala macam. Tahun lalu itu macetnya ketika kita sudah masuk Pelabuhan Merak, tahun ini macetnya selepas pintu tol itu. Berarti kan sepanjang jalan sudah macet jadi mau online atau nggak, ya tetap aja urusannya macet," ucapnya.


Habiburokhman sendiri mengaku tak membeli tiket secara online. Dia mengatakan hal itu bukanlah masalah.

"Kita nggak beli tiket online memang, tapi orang yang mempersoalkan ada tiket online dan lain sebagainya itu berarti nggak ngerti situasi," ujar Habiburokhman.

Menurutnya, di Merak kendaraan yang telah mengantri akan diarahkan oleh petugas ke dermaga yang sudah tersedia kapal untuk menyeberang ke Bakauheni. Dia pun membantah kalau dirinya salah jalan.

"Salah jalan dari mana, orang keluar tol itu satu-satunya jalan ke sana, itu satu-satunya jalan berarti ini orang nggak ngerti gitu loh sangat patut buat orang tertawa," tuturnya.

Selain itu, Habiburokhman juga menyampaikan agar mudik tidak dipolitisasi. Menurutnya kemacetan masih terjadi.

"Saya menyerukan kepada siapapun termasuk pendukung PYM Jokowi agar tidak mempolitisir aktivitas mudik warga yang masih diwarnai kemacetan parah. Klaim bahwa mudik kemarin lancar serta bebas macet akan menyakiti rakyat dan sekaligus bisa membuat evaluasi mudik tidak akurat sehingga akan suit bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan di masa datang," jelasnya.

Untuk diketahui, Habiburokhman sendiri menyatakan dirinya naik pesawat saat mudik ke Lampung. Dia mengatakan mobilnya dibawa oleh sopirnya dan mengalami macet di Merak.


Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi menepis pernyataan politikus Gerindra bahwa mudik tahun ini seperti neraka. Menurut Budi, saat H-2 Lebaran, tidak ada keluhan dari masyarakat seperti yang dikatakan Habiburokhman.

"Jadi saya sudah klarifikasi sama Dirut Merak, malah Dirut bilang 'jangan tanya saya deh' tanya sama warga," kata Budi kepada wartawan di Terminal 1 Bandara Soetta, Tanggerang, Selasa (19/6/2018).

"Jadi hari itu H-2 tidak ada sama sekali komplain, jadi kalau komplain biasanya orang itu beli online, dan salah jalan mungkin dia ke mana dulu gitu," tegas dia.



Saksikan juga video: 'Dituding Melakukan Maladministrasi, Ini Jawaban Mendagri'

[Gambas:Video 20detik]




(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed