DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 08:58 WIB

PDIP Yakin Penghentian Kasus Puisi Sukmawati Sesuai Aturan

Haris Fadhil - detikNews
PDIP Yakin Penghentian Kasus Puisi Sukmawati Sesuai Aturan Hendrawan Supratikno (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - PDIP meyakini penghentian penyelidikan kasus dugaan penistaan agama terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri sudah sesuai dengan aturan. Pihak PDIP mengaku tak ikut campur atas proses itu.

"Kepolisian tentu memproses kasus-kasus yang dilaporkan sesuai kaidah hukum atau due process of law. Kami tidak ikut campur," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi detikcom, Minggu (17/6/2018) malam.


Ia yakin penyidik punya pertimbangan terkait penghentian penyelidikan. Menurut Hendrawan, penyidik punya alasan yang rasional dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Penyidik punya pertimbangan objektif dan subjektif yang rasional dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.



Sebelumnya, polisi menyatakan penyelidikan kasus dugaan penistaan agama terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri dihentikan. Alasannya, polisi tidak menemukan unsur pidana.

"Tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana, sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan/ditingkatkan ke tahap penyidikan. Maka kasus tersebut di-SP3 (surat perintah penghentian penyelidikan)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Minggu (17/6) kemarin.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed