DetikNews
Kamis 07 Juni 2018, 13:55 WIB

Keceriaan Para Penghafal Quran dari Timur Indonesia saat Berbuka

Moch Prima Fauzi - detikNews
Keceriaan Para Penghafal Quran dari Timur Indonesia saat Berbuka Foto: Dok Daarul Quran
Jakarta - Hujan lebat mengguyur desa Bobanehena Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sejak bakda Subuh. Kabut tebal menyelimuti gunung-gunung yang ada desa itu. Namun, cuaca tersebut tak menyurutkan semangat ratusan santri Rumah Tahfizh Daarul Qur'an Bobanehena untuk menyiapkan buka puasa bersama.

Mereka adalah anak-anak pelosok Timur Indonesia yang tengah menghafal Alquran. Tujuan mereka menjadi hafizh dan hafizah beragam. Namun kebanyakannya adalah ingin mempersembahkan surga kepada orang tuanya dan ingin menjadi penghafal Alquran yang sukses dunia akhirat.


Buka puasa bersama dilakukan pada Jumat (1/6) lalu. Kegiatan itu dilakukan agar mempererat jalinan silaturahmi antar penghafal Quran bersama masyarakat desa sekitar.

"Buka puasa ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat ukhuwah islamiyah sesama masyarakat desa Bobanehena," ujar Sofyan Labuha selaku pengasuh rumah tahfizh dalam keterangan tertulis, Kamis (7/6/2018).

Keceriaan Para Penghafal Quran dari Timur Indonesia saat BerbukaFoto: Dok Daarul Quran

Bersama para, ratusan santri sejak pagi sibuk menyiapkan kebutuhan buka puasa. Jelang bakda Asar datang, para santri masih tetap antusias membersihkan halaman masjid, mengelar karpet dan menyiapkan takjil.

Buka puasa ini dihadiri wali santri dan masyarakat Jailolo di sekitar rumah tahfizh. Serangkaian acara yang di mulai dengan pembacaan surat Al Waqiah secara berjamaah dipimpin oleh salah satu santri bernama Risalek. Acara dilanjutkan pembacaan Asmaul Husna oleh Sulisnawati. Acara buka puasa Sore itu pun berlangsung khidmat.


Dalam gelaran buka puasa ini, Muhamad Hambali yang merupakan kader tahfizh PPPA Daarul Qur'an angkatan II mengisi tausiah. Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan salat berjamaah.

Salah satu orang tua santri bernama Ci Ela mengungkapkan rasa terima kasih atas digelarnya acara buka puasa gratis tersebut. Dia juga berharap agar anaknya bisa mewujudkan keinginannya menjadi penghafal Quran.

"Terima kasih kepada PPPA Daarul Qur'an dan donatur yang telah menyedekahkan hartanya untuk buka puasa para penghafal quran ini. Semoga senantiasa dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT. Semoga anak saya dan anak di desa ini menjadi para pengahfal quran. Aamiin," ucap Ci Ela.
Keceriaan Para Penghafal Quran dari Timur Indonesia saat BerbukaFoto: Dok Daarul Quran

(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed