DetikNews
Selasa 05 Juni 2018, 22:24 WIB

Anies Sebut Tunggakan Pajak Kendaraan di DKI Capai Rp 1,6 Triliun

Mochamad Zhacky - detikNews
Anies Sebut Tunggakan Pajak Kendaraan di DKI Capai Rp 1,6 Triliun Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) di DKI Jakarta mencapai Rp 1,6 triliun. Jumlah itu berasal dari tunggakan pajak sepeda motor dan mobil.

"Jadi tunggakan pajak kendaraan bermotor dari roda dua Rp 450 miliar, dari roda empat Rp 1,2 triliun. Ada Rp 1,6 triliun yang sekarang nunggak," kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (5/6/2018).


Ia menyatakan dari 6,6 juta motor yang beroperasi di DKI, 3,2 juta motor belum melunasi PKB. Sedangkan mobil, dari 1,5 juta unit, yang menunggak pajak 600 ribu unit.

Selain itu, Anies mengatakan ada peningkatan jumlah pembayar pajak kendaraan bermotor menjelang Idul Fitri kali ini. Peningkatan terjadi hampir dua kali lipat.

"Alhamdulillah, yang menarik di bulan Mei ini rata-rata (meningkat). Biasanya sekitar Rp 50 miliar (per bulan). Kali ini membeludak, masyarakat yang membayar PKB sebelum libur panjang ini Rp 94 miliar. Naik hampir dua kali lipat," ujar Anies.



Anies mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk segera melunasi pajak kendaraannya. Terlebih, bagi warga yang menggunakan kendaraannya untuk mudik.

"Jadi saya sampaikan apresiasi bagi warga yang bayar dulu sebelum pulang mudik. Bagi yang belum bayar pajak, tunaikan pajaknya dan insyaallah, kalau kewajiban ditunaikan, kita ikut merawat Jakarta. Secara moral juga pulang kampung nggak bawa utang," tutur Anies.

"Masak pulang kampung kendaraannya bagus, eh nggak bayar pajak. Di kampung halaman orang ngelihat, dipuji, tapi belum bayar pajak. Jadi bayar pajaknya seperti yang lain-lain yang sudah bayar," pungkasnya.
(zak/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed