DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 00:47 WIB

Sidik Jari dan Data Biometrik Jemaah Haji Direkam di Embarkasi

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sidik Jari dan Data Biometrik Jemaah Haji Direkam di Embarkasi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu dengan delegasi Arab Saudi. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Kementerian Agama melakukan terobosan pada penyelenggaraan musim haji 1439 H/2018 M tahun ini. Perekaman sidik jari dan data biometrik jemaah haji akan dilakukan di embarkasi.

Terobosan ini dilakukan setelah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu dengan delegasi Arab Saudi. Terobosan ini pun dinilai cukup membantu jemaah haji.

"Terima kasih atas kemudahan yang diberikan ini, karena sangat membantu jemaah haji Indonesia," kata Menag Lukman saat menerima rombongan delegasi Arab Saudi di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (22/05), seperti dikutip detikcom dari situs resmi Kemenag.

Sidik Jari dan Data Biometriks Jemaah Haji Direkam di EmbarkasiMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu dengan delegasi Arab Saudi. (Foto: dok. Istimewa)
Lukman pun mengapresiasi kunjungan delegasi Saudi tersebut. Lukman menilai terobosan ini sebagai kabar baik tentang perhajian Indonesia.

"Saya sangat bersyukur atas kunjungan dan kabar baik ini, karena sangat membantu proses haji tahun ini dan ke depan. Kabar baik ini bagi bangsa Indonesia, bukan hanya jemaah haji Indonesia," ujar Lukman.

"Saya akan kabarkan kabar baik ini kepada Pak Presiden Jokowi. Semoga pertemuan dengan Dirjen PHU-Kerajaan Arab Saudi beberapa waktu lalu itu bisa ditindaklanjuti," imbuhnya.

Sidik Jari dan Data Biometriks Jemaah Haji Direkam di EmbarkasiMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu dengan delegasi Arab Saudi. (Foto: dok. Istimewa)
Sementara itu, Ketua Delegasi Arab Saudi Sulaiman bin Abdul Azis al-Yahya mengungkapkan sistem pengambilan sidik jari dan data biometrik akan diuji coba mulai tahun ini.

"Pengambilan sidik jari dan data biometrik jemaah haji Indonesia bisa dilakukan di embarkasi, dan akan dilakukan uji coba tahun ini," ucap Sulaiman.


Sulaiman juga mengatakan kebijakan tersebut merupakan hadiah Kerajaan Saudi Arabi kepada Indonesia. Hal ini karena jemaah haji Indonesia dinilai merupakan tamu Allah yang ramah di Arab Saudi.

Sidik Jari dan Data Biometriks Jemaah Haji Direkam di EmbarkasiMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu dengan delegasi Arab Saudi. (Foto: dok. Istimewa)
Nantinya ada 13 embarkasi di Indonesia yang disiapkan untuk melakukan perekaman sidik jari dan data biometrik jemaah haji. Selain itu, jemaah haji Indonesia akan mendapatkan kemudahan terkait dengan tas-tas jemaah. Sebab, tas mereka akan diangkut langsung ke hotel jemaah. Pada semua tas jemaah nantinya bakal tercantum nomor kamar hotel masing-masing.

"Pengambilan sidik jari dan data biometrik jemaah haji Indonesia dilakukan di 13 embarkasi. Ini akan sangat memudahkan dan mengurangi lamanya waktu antre di bandara," ungkap Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis.
(nvl/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed