DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 04:21 WIB

#SBYJelaskan, PPP: Jokowi Tak Bermaksud Kritik Presiden Terdahulu

Danu Damarjati - detikNews
#SBYJelaskan, PPP: Jokowi Tak Bermaksud Kritik Presiden Terdahulu Presiden Jokowi (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Tagar #SBYJelaskan menjadi viral usai Presiden ke-6 RI SBY mencuit di Twitter. Cuitan itu sebagai reaksi terhadap pernyataan Presiden ke-7 RI Jokowi yang dinilai SBY telah melancarkan kritik. Namun Jokowi dinilai PPP tak bermaksud mengkritik SBY.

"Itu bukan berarti menuduh bahwa pemerintahan yang sebelumnya nggak kerja. Jangan selalu dimaknai seperti itu," kata Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi kepada detikcom, Kamis (17/5/2018).



Penyampaian Jokowi yang dianggap sebagai kritik oleh SBY itu diutarakan Jokowi pada forum Workshop Nasional Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5) kemarin. Jokowi berbicara tentang BBM satu harga di Papua. Ia membandingkan dengan harga BBM yang sangat tinggi 3,5 tahun lalu di daerah timur Indonesia itu.

"Capaian Pak SBY dulu juga banyak," kata Arwani.



Jokowi dinilainya harus menyampaikan perkembangan soal hasil pemerintahannya di depan publik. Soalnya saat ini banyak publik yang menilai Jokowi tak bekerja dengan efektif. Jokowi juga sama sekali tak menyebut secara spesifik nama SBY saat di forum PPP itu.

"Pak Jokowi itu menjawab pertanyaan publik. Misalnya ada yang bertanya Pak Jokowi itu ngapain aja nih," kata dia.

Sebelumnya, dalam 'Workshop Nasional Anggota DPRD PPP' di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5), Jokowi berbicara soal BBM 1 harga. Jokowi menyinggung harga BBM di wilayah Indonesia timur 3,5 tahun lalu.

Saat itu Jokowi mengaku memerintahkan menteri terkait agar harga BBM disamakan dengan daerah-daerah lain. Singkat cerita, itu berhasil.

"Dulu subsidi Rp 340 triliun, kenapa harga nggak bisa sama? Ada apa? Kenapa nggak ditanyakan? Sekarang subsidi sudah nggak ada untuk di BBM, tapi harga bisa disamakan dengan di sini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat," sambung Jokowi.

Lalu SBY bereaksi. Ada lima tweet SBY yang diunggahnya malam ini, Selasa (15/5/2018). SBY menyinggung soal BBM.

"Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*," cuit SBY lewat Twitter @SBYudhoyono.

"Tentu saya bisa jelaskan. Tapi tak perlu & tak baik di mata rakyat. Apalagi saat ini kita tengah menghadapi masalah keamanan, politik, & ekonomi. *SBY*," sambungnya.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed